Kutimzone.com, Sangatta – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Kutai Timur berlangsung khidmat. Ujungnya, Budiman Hading kembali memimpin PASI Kutim usai terpilih secara aklamasi.
“Teman-teman memberikan amanah kepada kami untuk melanjutkan, padahal tadi saya mempersilahkan untuk memilih karena forum kita demokratis, cari yang terbaik. Ternyata teman-teman semua sepakat untuk memberikan amanah ini kepada saya,” ujar Budiman kepada wartawan usai penutupan Muskab PASI Kutim, di Jalan Ilham Maulana, Ahad, 2 Juni 2024.
Karena itu, kepercayaan para pengurus PASI Kutim ia terima secara terbuka. Budiman juga mengaku jika selama menjabat ketua, ia mendapatkan dukungan dari banyak pihak.
“Terima kasih telah memberikan support, saya juga tidak bisa jalan tanpa mereka ini, terutama dari IGOR dan beberapa dari klub,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta kepada para pengurus PASI Kutim agar tetap kompak dalam melakukan pembinaan atlet. Termasuk, kata Budiman, manajemen organisasi sesuai dengan orientasi hadirnya PASI.
Ia juga mengaku jika selama ini PASI Kutim bersinergi baik dengan pemerintah setempat. Karenanya, kepengurusan baru PASI Kutim nantinya tetap beriringan dengan pemerintah.
“Intinya PASI ini harus kompak kepengurusannya, di satu sisi, kita juga tak bisa jalan kalau tidak beriringan dengan pemerintah karena mereka yang telah memberikan anggaran selama ini. Jadi harus bersinergi semuanya, elemen-elemen yang ada di Kutim,” jelasnya.
Ia sendiri menargetkan PASI Kutim mempertahankan capaian yang pernah diperoleh sebelumnya.
“Target kita ini mempertahankan bahkan bisa menambah medali pada Pekan Olahraga Provinsi pada tahun 2026 yang akan datang,” tutur Budiman.
Di sisi lain, Budiman mengaku optimis akan membawa PASI Kutim ke arah yang lebih gemilang dari periodisasi sebelumnya. Bahkan, kata dia, PASI Kutim akan dikerahkan untuk membina potensi muda di sekolah-sekolah.
“Kami sangat optimis untuk meningkatkan prestasi, bukan hanya pada level umum, tapi juga pelajar dan usia dini. Selama ini kan animo adik-adik kita ini, mulai dari SD, SMP dan SMA begitu kuat dalam bidang atletik. Cuman kalau PASI tidak pro aktif menjembatani, maka potensi mereka ini tidak tersalurkan,” ungkapnya.
Terpisah, Ketua KONI Kutim, Rudi Hartono menyebut kepemimpinan Budiman dalam memimpin PASI membuahkan hasil optimal. Ia lalu bercerita soal dinamika PASI Kutim yang pernah terpuruk.
“Sangat Bangga dengan prestasi teman-teman PASI. Seingat saya waktu Porprov 2018 hanya memperoleh perunggu.Tetapi disaat kepemimpinan pak Budiman, dan membawa Kutim ke Porprov Berau, kenaikannya luar biasa, berhasil meraih tujuh medali emas, lima perak dan tiga perunggu, tidak diragukan lagi untuk memimpin PASI kedepan,” kenang Rudi.
Pemerintah Fasilitasi PASI Kutim
Klaim Budiman soal kemitraan PASI Kutim dengan pemerintah Kabupaten benar adanya. Saat ini, pemerintah kabupaten Kutai Timur telah menyediakan fasilitas latihan khusus untuk atlit binaan PASI.
“Sekarang sudah dibangun, di luar lapangan Kudungga, tepatnya di Polder, berupa sarana latihan bagi atletik lintasan oleh pemerintah. Itu bisa menjadi sarana yang baik untuk latihan bagi mereka,” ungkapnya.
Karena itu, ia tak mau memberi ruang bagi pemerintah untuk kecewa atas performas atlit binaan PASI. Ia bertekad untuk mencapai hasil maksimal pada ajang lomba mendatang.
“Pokoknya target kita yah tiga besar, kalau perlu juara umum, tentu syukur. Hanya saja kan kita juga akan bersaing dengan kabupaten lain. Tapi yang namanya target kita akan mengusahakan untuk mencapai itu,” jelas Budiman.
“Dengan kekompakan pengurus, pelatih yang baik, dan program yang berkesinambungan, kita optimis,” tandasnya.


