banner 728x90

Kampung Beragam Perkuat Keamanan dan Pembinaan RT, Perusahaan Dukung Pendanaan

Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi
Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi

Kutim – Seolah kembali menata denyut kehidupan di tingkat akar rumput, Sangatta Utara kini menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari suksesnya Program Kampung Beragam. Melalui pendekatan kolaboratif, pemerintah kecamatan menggandeng unsur muspika dan perusahaan besar untuk memastikan setiap RT bergerak dan berdaya.

Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi, menjelaskan hal tersebut saat diwawancara di ruang kerjanya pada Jumat (21/11/2025). Ia menuturkan bahwa pembinaan Kampung Beragam tidak hanya fokus pada penguatan lingkungan dan ketahanan pangan, tetapi juga menghidupkan kembali pos kamling sebagai pondasi keamanan warga. Koordinasi lintas sektor dilakukan sejak awal demi memastikan semua elemen berjalan secara konsisten.

“Koordinasi kami lakukan bersama Danramil, Polsek, serta tokoh masyarakat untuk memastikan pos kamling berfungsi dan aktif,” ujar Hasdiah.

Ia menambahkan bahwa instruksi Bupati Kutai Timur menekankan pentingnya mengaktifkan kembali pos kamling di setiap RT. Menurutnya, keamanan lingkungan adalah syarat dasar agar seluruh kegiatan Kampung Beragam—mulai dari pemberdayaan warga hingga pengelolaan pekarangan—dapat berlangsung tanpa hambatan.

Penguatan program ini turut didukung oleh dua perusahaan besar di Sangatta Utara, yakni PT KPC dan PT PAMA. Kedua perusahaan tersebut menyokong pembiayaan sekaligus pendampingan sejak program dimulai.

“Anggaran dari kecamatan tidak digunakan untuk kegiatan ini. Kami didukung perusahaan yang membantu pendampingan dan fasilitas,” jelas Hasdiah.

Dukungan tersebut memungkinkan kecamatan memfokuskan upaya pada pemberdayaan masyarakat, pembinaan kelompok, serta pemantauan perkembangan RT. Dengan 214 RT yang berada dalam wilayahnya, Sangatta Utara menjalankan pembinaan secara bertahap agar semua RT dapat mengikuti ritme pembangunan program.

Saat ini, sebanyak 58 RT telah bergabung dalam Program Kampung Beragam. Hasdiah menegaskan bahwa perangkat desa dan ketua RT menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan karena mereka paling memahami kondisi dan tantangan warganya.

“Kami lakukan pendampingan bertahap. RT dan perangkat desa menjadi ujung tombak supaya program ini benar-benar menyentuh masyarakat,” tambahnya.

Aktivasi pos kamling, lanjutnya, bukan sekadar rutinitas ronda, tetapi bagian dari strategi untuk membangun kepedulian bersama, menjaga ketertiban, dan menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh kegiatan pemberdayaan warga. Dengan keamanan yang terstruktur, program Kampung Beragam diharapkan lebih mudah berkembang di setiap RT.

Dengan sinergi antara pemerintah, perusahaan, muspika, dan masyarakat, Sangatta Utara menargetkan seluruh RT dapat terlibat penuh dalam gerakan ini sehingga Kampung Beragam menjadi model pembangunan lingkungan dan keamanan terpadu di Kutai Timur. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *