banner 728x90

Irma Yuwinda: Guru Kutim Bersiap Sambut Reformasi Sistem Kerja 2026

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Irma Yuwinda
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Irma Yuwinda (Kutimzone.com)

Kutimzone.com, Sangatta – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 di Kutai Timur menjadi momen penting dalam menyongsong reformasi besar dunia pendidikan nasional. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Irma Yuwinda, mengumumkan dimulainya transformasi sistem kerja guru mulai tahun 2026, sesuai arahan dari Kementerian Pendidikan.

Dalam upacara peringatan yang digelar di Sangatta pada Selasa (25/11/2025), Irma menjelaskan bahwa kebijakan baru ini akan memangkas beban administratif guru, termasuk penghapusan kewajiban mengajar minimal 24 jam per minggu.

“Ini bagian dari transformasi menyeluruh. Tahun depan, guru tak lagi wajib mengajar 24 jam per minggu dan akan mendapat satu hari khusus untuk belajar,” jelasnya.

Reformasi ini dimaksudkan untuk mengembalikan fokus guru sebagai pendidik dan pembentuk karakter siswa, bukan sekadar pengisi administrasi sekolah. Irma juga menegaskan bahwa sistem pelaporan dan dokumentasi akan disederhanakan melalui digitalisasi administrasi pendidikan.

“Kami ingin memastikan guru-guru dapat bekerja optimal tanpa dibebani tumpukan laporan. Sekolah pun harus siap beradaptasi dengan sistem digital,” tambahnya.

Pemkab Kutim, lanjut Irma, telah memulai pemetaan kebutuhan dan kesiapan infrastruktur untuk mendukung reformasi ini, terutama di sekolah-sekolah pelosok yang masih terkendala akses internet.

“Wilayah kami luas dan menantang. Karena itu, kami mulai dari pendataan kemampuan jaringan hingga kesiapan perangkat. Setiap sekolah harus kita perhatikan,” ujarnya.

Irma menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa guru-guru Kutim siap bertransformasi bersama sistem baru, demi pendidikan yang lebih berkualitas dan berkeadilan. (ADV/RI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *