banner 728x90

DPRD Minta Pemerintah Cerdik Tangkap Peluang Kutim Jadi Superhub Ekonomi IKN

Anggota DPRD Kutai Timur, David Rante (Sumber foto: Dok. Istimewa).

Kutimzone.com, Sangatta – Kutai Timur (Kutim) ditetapkan sebagai salah satu ekonomi superhub Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Hal ini menjadikan Kutim sebagai penyangga dan pilar strategis bagi IKN.

Posisi geografis Kutim yang strategis, berdekatan dengan IKN, menjadi salah satu faktor penentu penetapan tersebut. Kutim juga memiliki potensi sumber daya alam yang beragam, seperti pertambangan, pertanian, perkebunan, kehutanan, dan pariwisata.

Meski demikian, penetapan Kutim sebagai ekonomi superhub IKN juga menghadirkan sejumlah tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana Kutim dapat mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim David Rante menyoroti urgensi persiapan Kutim dalam menghadapi peran kunci ini. Ia menilai, Kutim harus mempersiapkan diri dengan serius karena kesempatan ini bisa menjadi lompatan besar bagi daerah tersebut.

“Kita harus memanfaatkan pelabuhan ini secara maksimal. Jika tidak, itu akan sia-sia. Bappenas sangat jelas tentang hal ini,” ujar David kepada awak media, belum lama ini.

Pemerintah dan masyarakat Kutim disarankan untuk segera bersiap diri agar bisa menjalani peran yang ditetapkan. Ini tidak hanya akan meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga membuka potensi-potensi baru bagi Kutim.

Keberadaan Kutim sebagai ekonomi superhub IKN membutuhkan persiapan matang, koordinasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, serta strategi yang terencana dengan baik.

“Memaksimalkan potensi ini tidak hanya tentang keuntungan ekonomi, tetapi juga tentang membuka jalan bagi perkembangan dan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat Kutim,” tegas David.

Berikut adalah beberapa tantangan yang harus dihadapi Kutim dalam menjalankan peran sebagai ekonomi superhub IKN:

Kutim perlu meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastrukturnya, terutama infrastruktur transportasi dan logistik. Hal ini penting untuk mendukung kelancaran arus barang dan jasa.

Menurutnya, Kutim perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, terutama dalam bidang teknologi, industri, dan manajemen. Hal ini penting untuk mendukung pengembangan ekonomi yang berkelanjutan.

“Selain itu, Kutim perlu mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan untuk menjaga kelestarian alam dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *