banner 728x90

Anggaran Pembangunan Kutim Terbilang Fantastis, Namun Luas Wilayah Jadi Kendala

Sekretaris Komisi C DPRD Kutim Sobirin Bagus (Sumber foto: Dok. Istimewa).

Kutimzone.com, Sangatta – Luas wilayah Kutai Timur yang setara dengan Provinsi Jawa Barat menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur dan drainase di daerah tersebut. Meski anggaran yang dialokasikan cukup besar, namun keterbatasan dana masih menjadi kendala untuk mencapai puncak potensi wilayah.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Komisi C DPRD Kutai Timur (Kutim) Sobirin Bagus saat di temui di Hotel Lumbu Sangatta, Ahad, 12 November 2023, kemarin.

Ia mengatakan, anggaran infrastruktur dan drainase di Kutai Timur pada tahun 2023 mencapai Rp10 triliun. Angka ini terbilang besar, namun masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di wilayah yang luasnya mencapai 20.813 kilometer persegi tersebut.

“Kutai Timur, walaupun dengan anggaran mencapai 10 triliun, belum bisa mencapai maksimal. Tapi alhamdulillah, secara perlahan tapi pasti, kami mengalami perbaikan, karena jaringan jalan di Kutai Timur belum sebanyak yang ada di Jawa Barat,” ungkap Sobirin Bagus.

Meskipun anggaran terbatas, perkembangan infrastruktur di Kutai Timur terlihat positif. Jalan-jalan di wilayah ini sudah cukup baik, dan progres pemasangan listrik dan penyediaan air bersih (PDAM) juga menunjukkan peningkatan.

“Jalan di Kutai Timur juga sudah lumayan bagus, listrik dan PDAM on progres juga sudah lumayan bagus,” ujarnya.

“Peningkatan ini menjadi langkah positif dalam mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur,” tambahnya.

Bagus mengapresiasi kemajuan ini sebagai langkah awal, namun tetap menyadari bahwa masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk memaksimalkan potensi wilayah tersebut.

Dalam konteks ini, Bagus berharap agar pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih untuk memastikan bahwa potensi Kutai Timur dapat dikembangkan secara optimal.

Hal ini dapat dilakukan dengan memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat untuk menciptakan strategi pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih kepada Kutai Timur. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat, maka potensi Kutai Timur dapat dikembangkan secara optimal,” pungkas Bagus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *