banner 728x90

Firnadi Ikhsan: Pemimpin Peka, Marbot dan Guru Agama Terperhatikan

Penyerahan Penerima Penghargaan Gratispol Umroh dan Perjalanan Religi Serta Jospol Insentif Guru di Plenary Hall Gelora Kadrie Oening Samarinda, Rabu (25/6/2025)
Penyerahan Penerima Penghargaan Gratispol Umroh dan Perjalanan Religi Serta Jospol Insentif Guru di Plenary Hall Gelora Kadrie Oening Samarinda, Rabu (25/6/2025)

Samarinda – Tepuk tangan mengalun hangat di Plenary Hall Gelora Kadrie Oening saat penghargaan “Gratispol Umroh dan Perjalanan Religi” serta “Jospol Insentif Guru Agama” diserahkan secara simbolis. Firnadi Ikhsan, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap realisasi cepat dua program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim di awal masa kepemimpinan tahun 2025.

Menurut Firnadi, program ini menjadi bukti bahwa janji kampanye bukan sekadar retorika. “Ini bukti kerja janji kampanye yang bisa direalisasikan lebih cepat, dan menunjukkan kematangan program serta kesiapan perangkat pelaksana,” ujar Firnadi, Rabu (25/6/2025).

Ia menyoroti bahwa penghargaan Gratispol yang menyasar marbot dan petugas rumah ibadah, serta insentif Jospol bagi guru agama, merupakan wujud nyata dari kepekaan seorang pemimpin terhadap fondasi dasar pembangunan karakter sumber daya manusia. Menurutnya, para marbot dan guru agama seringkali tidak tersentuh oleh program-program pembangunan umum, padahal peran mereka sangat penting dalam membentuk nilai moral masyarakat.

“Keberpihakan terhadap para pengabdi keagamaan ini harus diapresiasi. Ini bukan hanya soal pemberian bantuan, tapi bentuk penghormatan terhadap jasa mereka dalam menjaga nilai spiritual masyarakat,” tambahnya.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim turut menyampaikan dukungan serupa. Ia berharap agar program ini terus berjalan selama periode kepemimpinan saat ini dan sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan. “Dengan potensi dana yang meningkat, tentu kita berharap jumlah penerima manfaat bisa diperluas,” katanya.

Program Gratispol dan Jospol dinilai sebagai langkah strategis yang tidak hanya menyentuh sisi spiritual dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat harmoni sosial di daerah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui program ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia tetap menjadi prioritas utama di samping pembangunan fisik dan ekonomi.

Langkah cepat dalam merealisasikan dua program unggulan ini menjadi sinyal kuat dari kepemimpinan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *