Samarinda — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Yenni Eviliana, memastikan bahwa persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim XI tahun 2025 yang akan digelar di Kabupaten Paser kini tengah berjalan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Ditemui di Gedung Utama B DPRD Kaltim, Rabu (11/6), Yenni menyebutkan bahwa seluruh tahapan persiapan masih terus berlangsung, termasuk pembangunan dan penyesuaian venue. “Porprov di Paser sekarang lagi on progress, semua persiapan sedang dilakukan. Mudah-mudahan nanti venue-nya sesuai, target-nya juga sesuai, dan semua bisa berjalan sebagaimana yang direncanakan,” ujar politisi asal daerah pemilihan Paser dan Penajam Paser Utara itu.
Yenni mengakui bahwa pelaksanaan Porprov kali ini masih menghadapi tantangan, terutama dari sisi anggaran. Namun, menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser turut berperan aktif menutupi kekurangan dengan menggunakan anggaran daerah untuk menyiapkan sejumlah venue.
“Anggarannya memang tidak sebesar yang diharapkan, tapi kita harap bisa dimaksimalkan dengan apa yang ada. Pemkab Paser juga ikut menyiapkan venue-venue menggunakan anggaran mereka sendiri,” katanya.
Lebih dari sekadar ajang olahraga antar daerah, Porprov Kaltim XI dipandang sebagai momentum strategis untuk menjaring atlet-atlet potensial dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. Yenni meyakini bahwa setiap daerah akan menampilkan atlet terbaiknya demi mengharumkan nama daerah masing-masing.
“Saya yakin setiap kabupaten/kota pasti ingin menjadi yang terbaik, dengan target raih emas terbanyak dan mengharumkan nama daerah masing-masing. Itu tentu menjadi motivasi kuat bagi para atlet,” ucap politisi PKB tersebut.
Menurutnya, motivasi para atlet juga semakin meningkat karena adanya komitmen dari pemerintah daerah masing-masing untuk memberikan penghargaan kepada para juara, baik dalam bentuk uang pembinaan maupun kesempatan mengikuti kompetisi tingkat lebih tinggi seperti Kejurda, Pra-PON, hingga PON 2028.
“Kalau kita sudah siapkan semuanya, rugi dong kalau atletnya enggak siap. Apalagi kan ada bonus juga, masing-masing pemda pasti sudah punya kebijakan untuk memberikan apresiasi kepada atlet-atletnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yenni menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung suksesnya gelaran Porprov kali ini. Ia berharap seluruh unsur pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, bisa berkolaborasi dalam memastikan aspek teknis, logistik, dan pelayanan kontingen berjalan lancar.
“Kita dorong agar Porprov ini bisa dikelola lebih profesional. Kalau infrastruktur pendukung dan sistemnya matang, dampaknya bukan hanya di olahraga, tapi juga ekonomi lokal, pariwisata, dan UMKM pasti ikut bergerak,” pungkasnya. (ADV)



