banner 728x90
ADV  

Novel Tyty Paembonan Dorong Peninjauan Kembali Masterplan Kota Sangatta untuk Fasilitas Umum

DPRD Kutai Timur

Anggota DPRD Kutim, dr Novel Tyty Paemboman.

KUTIM – Pembangunan yang berfokus pada kenyamanan masyarakat terus didorong, salah satunya melalui penyediaan fasilitas publik yang memadai.

Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan, menilai pentingnya peninjauan kembali rencana penyediaan fasilitas yang benar-benar menjadi kebutuhan utama masyarakat, terutama di Sangatta.

“Sebagai ikon Kutai Timur, Sangatta seharusnya memiliki masterplan kota yang lebih baik ke depannya. Ini perlu direview kembali untuk memastikan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat, seperti toilet umum, ruang terbuka hijau, dan lainnya, menjadi prioritas,” ungkap Novel di Kantor DPRD Kutim beberapa waktu lalu.

Menurut Novel, salah satu fasilitas yang perlu mendapatkan perhatian lebih adalah ruang terbuka hijau.

Dia menilai bahwa ruang terbuka hijau di Sangatta masih kurang, dan hal tersebut berdampak pada kenyamanan masyarakat yang menggunakannya.

“Ruang terbuka hijau sangat kurang, coba lihat saja, bahkan toilet umum di pasar pun masih terbatas. Pasar yang seharusnya rapi dan nyaman, malah tumpah ruah. Ini tentu mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Keluhan masyarakat, terutama di pasar induk, terkait kondisi tersebut sudah banyak terdengar, dan menurut Novel, hal ini menjadi masalah yang tidak boleh diabaikan oleh pemerintah.

“Banyak masyarakat yang mengeluh tentang kondisi pasar yang tidak nyaman. Ini menjadi masalah yang harus segera dicarikan solusinya, pemerintah tidak boleh diam,” tegasnya.

Novel juga memberikan solusi berupa pembangunan pasar baru jika pasar yang ada sudah terlalu penuh.

Dia menambahkan, hal tersebut bisa dilakukan dengan mencari lahan baru dan membangunnya agar semua fasilitas dapat ditempatkan pada tempat yang sesuai.

“Misalnya, jika pasar yang satu sudah penuh, cari tanah dan bangun pasar baru. Semua harus ditempatkan pada tempatnya dengan tepat,” ujar Novel.

Selain itu, ia berharap pemerintah dapat bekerja sama dengan dinas terkait untuk menyelesaikan masalah ini dan mewujudkan fasilitas yang lebih baik bagi masyarakat Kutai Timur. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *