Kutimzone.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) selama dua hari, yakni 09-10 Maret 2024, bertempat di Eks Tanjung, Kecamatan Tenggarong.
Plt Asisten II Setkab Kukar Wiyono mengatakan GPM ini digelar juga dalam upaya menekan inflasi daerah, di mana saat ini indeks harga pasar mengalami inflasi 0,19 persen.
“Semoga program dari Bupati Kukar Edi Damansyah dan Rendi Solihin ini dapat membantu masyarakat meringankan kebutuhan sehari-hari terutama memasuki bulan suci Ramadhan,” kata Plt Asisten II Setkab Kukar Wiyono.
Untuk mensukseskan program GPM yang telah dilakukan Pemkab Kukar tahun sebelumnya dan tahun 2024 ini, Wiyono mengatakan pemkab tidak sendiri melakukan program ini, pihaknya menggandeng beberapa perusahaan.
Beberapa vendor yang berpartisipasi, di antaranya, PT. Rajawali Nusindo (RNI), KWT dan KTNA Tenggarong, Era Mart Tenggarong, Alfa Midi, SM Corner, Lapak Al-Hidayah, Juragan Buah, P4S Pemuda Tani Keren, CV Risa Bersaudara, Perkumpulan Pedagang Makanan, Bankaltimtara.
Sementara untuk OPD, ada Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog, Dinas Koperasi dan UMKM, UPT Distanak Tenggarong Seberang.
“Keamanan Satpol, Dishub, TNI, Polri,” sebutnya.
Tidak hanya GPM, Wiyono menyebutkan ada enam upaya konkrit pemkab Kukar dalam penanganan inflasi daerah. Yakni, melaksanakan operasi pasar murah, sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, kerja sama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan, gerakan penanaman cabai bagi ASN di pekarangan rumah, merealisasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT), hingga dukungan transportasi dari APBD.
“Semua upaya konkrit tersebut telah kita lakukan dan tahun 2024 ini menjelang bulan suci ramadhan kembali kita gelar pangan murah,” ujarnya.(*)


