banner 728x90

Pemkab Kutim Mulai Galakkan Sektor Pariwisata, Upaya Dongkrak PAD Pasca Tambang Mineral

Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang (Sumber foto: Dok. Istimewa).

Kutimzone.com, Sangatta Wakil Bulati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang mengaku tengah merancang dan membuka potensi destinasi wisata. Langkah itu dipersiapkan untuk mepertahankan PAD Kutim pasca tambang.

“Potensi destinasi pariwisata di Kutim ini sangat beragam, dan tidak kalah dengan Daerah lain di Indonesia. Yang masih natural dengan keanekaragaman hayati, hutan, gunung, wisata bahari, dan wisata budaya,” katanya Kasmidi, belum lama ini.

Kasmidi menilai perlu mempersiapkan itu, sebab, tak lama lagi Kutim bakal memasuki era pasca tambang.

PAD Kutim sendiri, selama ini ditopang oleh Dana Bagi Hasil (DBH) sektor pertambangan. Karenanya, mendongkrak sektor lain berarti mempersiapkan Kutim tak bergantung pada tambang.

“Keputusan ini diambil setelah sektor pertambangan, yang selama ini menjadi penunjang utama, tidak lagi masuk dalam program pembangunan pascapenunjukan Kutim sebagai salah satu Superhub ekonomi IKN oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),” ungkapnya.

Setelah perencanaan, Kasmidi mengaku bakal mengalokasikan dana APBD yang besar untuk sektor selain tambang. Dana itu akan disalurkan melalui instansi-instansi terkait.

Ia juga memberikan rekomendasi pendalaman dan pelatihan untuk peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM), sebagai aktor utama dalam memajukan dan mempromosikan pariwisata Kutim.

Kendati begitu, Kasmidi mengakui, Meskipun beberapa tempat wisata di Kutim berada dalam Kawasan, namun dianggap bukan masalah besar.

Ia mengemukakan, Pemkab tetap bisa melakukan intervensi dengan membangun berbagai fasilitas pendukung pariwisata, bahkan di dalam kawasan tersebut.

“Tidak ada masaalah. kendatipun masuk Kawasan, kalau tempat wisata kan tetap boleh. Yang tidak diperbolehkan itu membangun untuk fasilitas pribadi. Selain itu, kan boleh dienclave,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *