banner 728x90

Pemkab Kutim Bakal Luncurkan Program Podcast, Inisiatif Sajikan Kekayaan Budaya Lokal

Kutimzone.com, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan, meluncurkan program podcast sebagai wujud memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya daerah khususnya kalangan milenial

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kutim melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Padliyansyah menyebut inisiatifnya itu sebagai bagian dari usaha menjaga dan menghidupkan kebudayaan yang kaya di wilayah Kutim. Podcast yang direncanakan akan dikelola oleh para duta budaya, sekaligus menjadi pembawa acara dalam setiap episode.

“Mereka akan membahas berbagai aspek kebudayaan yang relevan dengan Kutim, termasuk tokoh adat dan maestro yang memiliki peran penting dalam mempertahankan dan mengembangkan warisan budaya daerah,” ungkap Padli kepada awak media, belum lama ini.

Ia optimis, podcast itu nantinya bakal menjadi platform informasi yang menarik. Sebab, sajian visualnya bakal menampilkan kekayaan budaya di Kutim.

“Kita berencana untuk menghadirkan tokoh adat dan maestro sebagai narasumber. Podcast ini akan menjadi jendela dunia tentang kebudayaan Kutim, dan kami harap dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kearifan lokal,” jelas Padli.

Dia mengungkapkan program podcast itu akan diluncurkan pada Desember mendatang. Sejumlah materi dan konten telah disusun untuk memastikan podcast ini siap tayang.

“Kami sangat antusias untuk memulai podcast ini dan berbagi kebudayaan Kutim dengan khalayak yang lebih luas melalui media modern ini,” ucapnya sumringah.

Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperkenalkan kebudayaan Kutim kepada generasi muda, tetapi juga menjadi sebuah upaya untuk melestarikan dan menghargai warisan budaya yang kaya dan beragam di daerah tersebut.

Podcast ini akan menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga identitas budaya dan nilai-nilai tradisional Kutai Timur agar tetap hidup dan relevan di era modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *