Kutimzone.com, Sangatta – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur Basrie mengapresiasi kinerja Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI). Dirinya mengakui PSTI sebagai salah satu organisasi yang cukup banyak menorehkan prestasi.
Hal itu, ia sampaikan saat berkesempatan sambutan pada acara penutupan Turnamen Sepak Takraw Antar Club se-Kutim 2023.
“Insya Allah, turnamen seperti ini akan tetap dilaksanakan tahun depan,” tegas Basrie disambut riuh tepuk tangan, Selasa, 7 November 2023.
Tak hanya itu, ia bahkan menjanjikan hadiah fantastis untuk atlet yang bisa melaju ke PON. Syaratnya, kata Basrie, atlet yang diutus mesti pulang dengan medali emas.
Katanya, atlet yang meraih prestasinitu itu akan dihadiahkan karir pekerjaan yang layak.
“Atlet yang meraih emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) bisa diterima oleh institusi kepolisian, TNI, serta pegawati negeri lainnya,” ucapnya.
KONI Kutim
Sementara itu, Wakil Ketua IV KONI Kutim Akbar mengapresiasi ketua PSTI, Darsono. Menurutnya, pagelaran lomba hingga pelatihan wasit dan pelatih dipelopori ketua PSTI.
Tak lupa, ia menyampaikan harapan agar pemenang turnamen di Kutim akan menjadi tim perwakilan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim, 2026 nanti.
“Saya berharap kedepannya tidak ada lagi atlet dari luar yang akan mewakili Kutai Timur pada Porprov di Paser tahun 2026 nanti, semuanya akan diseleksi dari kegiatan seperti ini (turnamen),” pintanya.
Tak sekadar meminta, ia juga menyampaikan komitmen organisasinya dalam membina atlet cabor yang dinaungi. Tentu, kata Akbar, intensitas pembinaan akan dilakukan demi prestasi dan nama baik Kutim.
PSTI Paparkan Data Kegiatan
Terpisah, ketua PSTI Kutim Jepi Darsono alias Babe Jepi merincikan kegiatannya yang dielu-elukan itu. Katanya, kegiatan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2023 saling susul-menyusul.
“Kegiatan yang sudah kita lakukan pertama turnamen antar club di Bulan 7 tahun 2023 dengan Kecamatan Kaliorang sebagai Tuan Rumah. Selanjutnya di Bulan Agustus kita juga melaksanakan di Sangatta Selatan, pada bulan Sepetember juga kita menyelenggarakan di Kecamatan Muara Wahau,” tuturnya.

Sementara itu, lanjut Babe Jepi, kegiatan berbeda berupa pelatihan Pelatih (T3) dan Wasit (S3) dilaksanakan pada 28 Okober, belum lama ini. Agenda itu juga menggandeng Pemusatan Latihan Atlet Junior selama 3 hari.
“Lain lagi, kita sudah menggelar Coaching Clinik, sampai menghadirkan Nofrizal, sang peraih medail emas (Cabor Sepak Takraw) pada Sea Games 2018,” terang Babe Jepi.


