Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi saat menghadiri Rapat Koordinasi Kota Layak Anak DP2PA Kota Samarinda Menuju Kota Layak Anak Kategori Utama 2024.
Samarinda – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Samarinda menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kota Layak Anak (KLA) di Lt 4 Hotel Grand Sawit, Aacara tersebut dibuka oleh Rusmadi Wongso, Wakil Walikota (Wawali) Samarinda.
Untuk mewujudkan Samarinda Kota Layak Anak (KLA), pria yang kerap disapa Rusmadi meminta, agar seluruh fasilitas publik haruslah ramah anak, mulai dari sekolah, puskesmas, taman bermain dan rumah ibadah.
“Sepertiga waktu anak dihabiskan di sekolah, kita pastikan mulai dari sekolah harus ramah anak kemudian puskesmas layak anak dan seluruhnya harus ramah anak termasuk rumah ibadah,” ujar Rusmadi, Selasa (07/11/2023).
Pada rapat koordinasi tersebut, dirinya berharap agar memastikan bahwa apa yang dilakukan di tahun 2022-2023 bisa dipertahankan, dan memperbaiki yang dianggap masih kurang.
“Kata kunci dari seluruh serangkaian ini adalah kerjasama, kolaborasi, tidak boleh ada yang merasa paling benar, semua pada posisi yang sama, karena kita semua memiliki kewajiban untuk memberikan hak-hak anak dan sekaligus memberikan perlindungan kepada anak,” ucapnya.
Disebutkan oleh orang nomor dua di Kota Samarinda, hal ini sesuai dengan semangat, semangat gotong royong, sekaligus mengingatkan bahwa Samarinda mampu menjadi kota yang ramah anak.
“Insya Allah apa yang kita niatkan dalam rangka mewujudkan Samarinda sebagai Kota layak anak dapat terealisasikan,” harapnya.
Perlu diketahui, saat ini posisi kota layak anak dengan kategori Madya masih satu tahap lagi untuk menuju kota layak anak kategori utama dalam mewujudkan Samarinda sebagai Kota layak anak.
“Pemerintah kota atau terus bersemangat dalam rangka memastikan semua terpenuhi hak-haknya dari semua hal-hal yang negatif, oleh karena itu infrastruktur dari sekolah/ madrasah, puskesmas, rumah ibadah dan semua yang terkait dengan fasilitas kita yang ramah anak,” pungkasnya. (Adv)


