banner 728x90

Legislator Kutim Ingin Bantu Kebutuhan Nelayan di 5 Kecamatan, Tapi Terkendala Aturan

Kutimzone.com, Sangatta – Anggota DPRD (Legislator) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Alfian Aswad menyebut dirinya tengah fokus membenahi infrastruktur di wilayahnya. Katanya, infrastruktur jalan dan drainase masih menjadi kendala utama di Kecamagan Sangkulirang, Kalioran, Kaubun, Karangan dan Sandaran.

Kendala itu dikemukakan Alfian usai mengunjungi konstituennya. Ada begitu banyak keluhan dari masyarakat, termasuk yang berprofesi sebagai Nelayan.

“Keluhan utama adalah infrastruktur, itu yang menjadi keluhan masyarakat di dapil saya terutama nelayan,” ungkap Alfian belum lama ini.

Alfian menaruh perhatian banyak ke 5 kecamatan itu karena disana terdapat potensi ekonomi yang besar. Termasuk, kata dia, tingginya perputaran ekonomi pada sektor perikanan.

Namun, bukan tanpa kendala, ia mengungkap dirinya menerima keluhan dari nelayan terkait mahalnya bahan bakar minyak. Masalah itu berdampak besar bagi biaya operasional nelayan.

Kini, keseluruhan nelayan disana telah memiliki BPJS Ketenagakerjaan, namun masih ada masalah lain yang perlu diatasi. Dalam beberapa bulan terakhir, pendapatan nelayan mengalami penurunan akibat El Nino yang menyebabkan tingginya gelombang laut.

Akibatnya, nelayan hanya memanfaatkan wilayah muara sungai sebagai tempat tangkap ikan. “Ya, sekarang ikan susah, nelayan belum melaut cuaca sedang tidak bersahabat,” ujarnya.

Inisiatif lain, kata Alfian, dirinya begitu ingin memberi bantuan kepada nelayan berupa pemecah ombak. Hanya saja, kendalanya terletak pada aturan distribusi bantuan.

Kewenangan dalam menentukan keinginannya itu berada satu level diatasnya. Meski demikian, ia berharap pemerintah segera menemukan solusi sebagaiman kebutuhan nelayan di daerah itu.

“Nah ini, kami sering terbentur dengan peraturan. Inginnya membantu nelayan namun kewenangan berada di provinsi,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *