Kutimzone.com, Sangatta – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Siang Geah, mengungkapkan perubahan ekonomi tak terhindarkan dari arus digitalisasi. Politisi PDI-P ini menegaskan bahwa tren pasar saat ini dengan jelas mengarah ke arah digitalisasi dan teknologi, yang menjadi kenyataan yang tidak bisa diabaikan.
Generasi Z, menurut Siang Geah, memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi dan akses mudah terhadap informasi. Hal ini menjadikan mereka pemain kunci dalam perekonomian masa depan.
“Potensi pendapatan generasi Z dapat melampaui generasi sebelumnya, sehingga mengakibatkan perubahan signifikan dalam perekonomian, mereka cepat sekali beradaptasi,” ungkap Siang Geah di ruang kerjanya.
Namun, perhatian khusus juga ditujukan kepada generasi Alfa yang saat ini masih sangat muda. Siang Geah mengungkapkan bahwa anak-anak Alfa memiliki potensi bisnis yang besar karena tumbuh di era digital. Pendapatan mereka memiliki potensi melebihi segala perkiraan.
“Tidak hanya generasi gen Z, namun gen Alfa lebih gila lagi. Merekalah yang akan menguasai dunia dengan segala kecanggihan yang ada,” terangnya.
Dalam menghadapi perubahan ini, ia menekankan urgensi kerja sama antara sektor swasta dan pemerintah daerah.
“Kita harus memastikan bahwa generasi muda memiliki peluang dan dukungan yang cukup untuk menghadapi perubahan pasar yang tak terelakkan ini. Ini adalah tanggung jawab bersama kita,” katanya.
Siang Geah juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam mempersiapkan Kutai Timur menghadapi era ekonomi digital yang berkembang pesat.
“Kita harus bersama-sama mengemban tanggung jawab ini agar Kutim bisa meraih kesuksesan di era ekonomi digital yang sedang berkembang,” tutupnya.
Oleh karena itu, DPRD Kutai Timur memberikan perhatian serius terhadap peran generasi Z dan Alfa dalam menghadapi perubahan ekonomi global yang tak terhindarkan.


