banner 728x90

Wisuda ITKES WHS Samarinda, Seno Aji: Ini Awal Pengabdian Nyata

Samarinda – Dalam suasana penuh kebanggaan dan haru, Wakil Gubernur Kalimantan Timur H. Seno Aji menghadiri Wisuda Institut Teknologi Kesehatan dan Sains (ITKES) Wiyata Husada Samarinda Tahun Akademik 2024–2025 di Planery Hall Convention Hall Sempaja, Rabu (30/4/2025). Acara ini meluluskan ratusan mahasiswa dari jenjang Diploma, Sarjana, hingga Profesi, disaksikan oleh keluarga wisudawan dan para tokoh pendidikan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, saya ucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ini adalah buah kerja keras, ketekunan, dan doa yang luar biasa,” ujar Seno Aji saat memberikan sambutan.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tinggi bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi awal dari pengabdian nyata di tengah masyarakat. Seno mengajak para lulusan untuk tidak hanya berpuas diri, melainkan menjadi agen perubahan dalam sistem pelayanan kesehatan daerah.

“Ingatlah, hari ini bukanlah garis akhir, tetapi titik awal pengabdian nyata. Jadilah bagian dari solusi atas masalah kesehatan di masyarakat,” tegasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Rektor ITKES WHS Prof. Eka Ananta Sidharta, Kepala LLDIKTI Wilayah XI Dr. Muhammad Akbar, jajaran dosen, serta pejabat daerah yang memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan kesehatan.

Seno juga mengungkapkan tantangan serius yang dihadapi Kalimantan Timur dalam hal distribusi tenaga kesehatan. Berdasarkan data, Kaltim masih kekurangan sedikitnya 1.300 tenaga kesehatan untuk mencukupi kebutuhan 60 rumah sakit, 118 puskesmas, dan 533 puskesmas pratama yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

Pemerintah Provinsi Kaltim, lanjutnya, terus berupaya mendukung penyediaan dan penempatan tenaga medis profesional, serta membuka ruang sebesar-besarnya bagi lulusan baru untuk bergabung dalam sistem kesehatan daerah.

Dengan momentum wisuda ini, para lulusan diharapkan siap menjadi bagian dari generasi tenaga kesehatan unggul yang berdedikasi tinggi, mampu menjawab tantangan pelayanan, dan mendukung pembangunan kesehatan di Benua Etam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *