banner 728x90

Wakil Bupati Kutim Bakal Bangun Pabrik Padi di Sangatta Selatan

Wabup Kutim, Kasmidi Bulang saat menghadiri panen raya di Sangatta Selatan. (Istimewa)

Kutimzone.com, Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang, mengumumkan rencana pembangunan pabrik padi di Kecamatan Sangatta Selatan. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen petani lokal dan memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kutim.

Rencana pembangunan pabrik itu dianggap sebagai upaya untuk mengelola hasil pertanian agar lebih efisien.

“Kami telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pembangunan pabrik padi di Kutim,” ujar Kasmidi setelah menghadiri panen raya di Kecamatan Sangatta Selatan, Jumat, 14 Januari 2024.

Kasmidi menjelaskan lebih lanjut bahwa program pembangunan pabrik ini akan diinisiasi oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim. Pembangunan pabrik ini dijadwalkan dimulai tahun ini.

“Pabrik ini nantinya akan mencakup proses penggilingan, penjemuran, hingga pengepakan padi dalam satu lokasi,” ungkap dia.

Pemilihan Kecamatan Sangatta Selatan sebagai lokasi pembangunan pabrik padi premium didasarkan pada luasnya lahan sawah di daerah tersebut, yang dinilai potensial untuk mendukung produksi padi berkualitas tinggi.

Sebagai Ketua DPD Perhiptani Kutim, Kasmidi berkomitmen untuk memajukan pertanian di Kutai Timur agar lebih modern dan maju.

“Banyak sekali keluhan dari kelompok tani, salah satunya kebutuhan teknologi pasca panen yang mendesak di Kutim,” kata Kasmidi.

Ketua kelompok tani Sumber Makmur, Syafaruddin Jafar mengungkapkan berbagai kendala yang dihadapi petani saat ini, seperti kurangnya pupuk bersubsidi dan kebutuhan akan mesin pemanen padi.

“Kami juga membutuhkan bantuan mobil pemanen padi, itu kendala utama kami saat panen. Selain itu, masalah irigasi menyebabkan banyak sawah yang tidak maksimal,” ujar Syafaruddin

Namun demikian, Syafaruddin menyebutkan bahwa panen dari kelompok taninya telah meningkat empat kali lipat dari sebelumnya. Saat ini, kelompok tani Sumber Makmur mampu memanen hingga 4 ton padi per hektar.

Syafaruddin berharap pemerintah dapat terus mendukung masyarakat dan kelompok tani untuk meningkatkan produksi padi lokal di Kutim, guna mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. (ADV/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *