banner 728x90
ADV, Berita  

Semangat Pemuda dan Investasi Jadi Daya Dukung Pembangunan Kutai Timur

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman di dampingi ketua DPRD, Jimmi

SANGATTA– Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menilai berbagai kegiatan kepemudaan menjadi salah satu indikator tumbuhnya semangat generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Ardiansyah saat diwawancarai di Kantor Bupati Kutai Timur, Sabtu (26/9/2026), usai kegiatan Duta Pelajar Kutai Timur 2026.

Menurutnya, keberadaan ajang seperti Duta Pelajar maupun berbagai kegiatan kepemudaan lainnya menunjukkan bahwa generasi muda Kutim memiliki ruang untuk berkreasi, berprestasi, sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

“Satu hal, bahwa kegiatan pemuda kita sekarang ini cukup memberikan semangat bagi generasi kita. Kalau hari ini kita ada Duta Pelajar, nanti ada Kutim Hebat yang juga akan mempresentasikan hasil,” ujar Ardiansyah.

Ia menilai semangat tersebut sejalan dengan perkembangan pembangunan Kutai Timur yang saat ini juga tengah didorong melalui berbagai investasi berskala besar.

Ardiansyah menyebut salah satu investasi yang tengah menjadi perhatian adalah proyek gasifikasi batubara yang telah dilakukan groundbreaking dengan nilai investasi sekitar Rp41 triliun.

Selain itu, menurutnya, terdapat pula rencana pengembangan kawasan ekonomi yang sebelumnya dikenal dengan nama BCIP. Di kawasan tersebut, pemerintah daerah juga mendapatkan informasi mengenai rencana investasi lain yang nilainya mencapai sekitar Rp30 triliun.

“Di sampingnya juga ada kawasan ekonomi yang sama, ada rencana investasi Rp30 triliun karena ini sudah ada laporan dari Kepala PTSP juga, sama untuk energi,” jelasnya.

Jika kedua investasi tersebut dapat berjalan sesuai rencana, Ardiansyah memperkirakan nilai investasi di sektor energi dapat mencapai sekitar Rp70 triliun.

Besarnya investasi tersebut diharapkan tidak hanya berdampak terhadap sektor industri dan energi, tetapi juga menciptakan efek domino bagi perekonomian masyarakat Kutim.

“Kalau dua-duanya ini berjalan, energi Rp70 triliun itu luar biasa,” katanya.

Ardiansyah berharap investasi tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka peluang kegiatan ekonomi baru, serta memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah.

Di sisi lain, pemerintah juga melihat pentingnya keterlibatan generasi muda melalui berbagai kegiatan kreatif dan prestasi.

“Di satu sisi investasi meningkat, di satu sisi juga pemuda berkreasi. Kita harap ini menjadi daya dukung yang luar biasa bagi budaya ke depan,” ujarnya. (ADV/Kominfo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *