banner 728x90
Berita  

Ramai Warga Onto Protes Kasus Pemalsuan Tandatangan Pejabat Kelurahan Soal Seleksi PPS

Dokumen Laporan. (tangkapan layar/istimewa)

Bantaeng – Warga di Onto memprotes aksi ugal-ugalan pejabat Kelurahan soal pemalsuan tanda tangan banyak pihak. Pemalsuan itu digunakan sebagai pendukung dokumen permintaan Kelurahan Onto kepada KPU Bantaeng untuk membatalkan hasil seleksi anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada 2024 di tempat tersebut.

Salah satu pihak yang tidak terima ialah Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) bernama Caring. Nama dan tandatangannya dicatut tanpa persetujuan dirinya.

“Bukan saya tandatangan itu, mestinya kalau ada begitu minimal sampaikan dulu ke saya,” katanya via WhatsApp.

Sementara itu, Lurah Onto, Idhan Fajar menyebut dokumen yang mencatut institusinya itu terbit tanpa sepengetahuan dirinya. “Saya tidak tahu kalau ada surat seperti itu,” kata Idhan, Sabtu (25/5/2024) malam ini.

Untuk diketahui, dokumen yang tidak valid itu telah disetor oleh oknum kepada pihak KPU Bantaeng. Pihak yang berkeberatan menyayangkan sikap KPU menindaklanjuti laporan tersebut tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Dokumen itu berisi alasan keharusan KPU Bantaeng membatalkan hasil seleksi PPS sebelumnya. Selain LPM, beberapa Ketua RT dan RW juga mengaku dipalsukan tanda tangannya.

Dilihat Kutimzone.com, sebanyak 24 pihak bertanda tangan pada lembaran dokumen laporan. Belasan diantaranya mengaku tak pernah membubuhkan tanda tangan.

Foto: Pihak-pihak yang bertanda tangan dalam laporan. (tangkapan layar/istimewa)

Disisi lain, berdasarkan keputusan KPU Nomor 476, PPS Pilkada 2024 akan dilantik pada 26 Mei 2024, esok hari. Pihak yang berwenang untuk mengesahkan status PPS Pilkada 2024 adalah KPU di level Kabupaten/Kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *