banner 728x90
ADV, Berita  

Perkuat Koneksitivitas Kawasan, Pemerintah Kutai Timur Kebut Pembangunan Kemantapan Infrastruktur Jalan Dalam 3 Tahun Kedepan

Sangatta — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menargetkan tingkat kemantapan jalan di wilayahnya meningkat hingga kisaran 50–60 persen dalam tiga tahun ke depan. Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas antarkawasan yang hingga kini masih menghadapi sejumlah ruas yang belum tuntas.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengatakan peningkatan kemantapan jalan masih menjadi pekerjaan penting pemerintah daerah. Menurutnya, kondisi geografis Kutim membuat pembangunan konektivitas membutuhkan proses bertahap.

“Paling tidak mantap jalan kita itu bisa naik ke 50 persen atau 60 persen dalam tiga tahun ke depan,” ujar Ardiansyah dalam wawancara di Gedung DPRD Kutim, Rabu (30/9/2026), usai rapat pengesahan APBD Perubahan 2026.

Ia mencontohkan konektivitas menuju Kecamatan Sandaran yang masih belum sepenuhnya mencapai wilayah ujung desa. Kondisi serupa juga disebut terjadi pada jalur menuju Muara Bengkal yang belum seluruhnya tersambung hingga wilayah Mulungan.

Maka dari itu , pemerintah masih membutuhkan pembangunan jalan secara bertahap, termasuk melalui skema multiyears (MY) untuk sejumlah pekerjaan yang membutuhkan waktu pengerjaan lebih panjang.

“Sandaran belum sampai ke Desa Sandaran ujung sana. Kemudian Muara Bengkal belum masuk ke ujung desa sampai ke Mulungan,” ucapnya.

Menurut Ardiansyah, penguatan konektivitas tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik jalan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membuka akses antarwilayah di Kutai Timur.

Ia berharap target tersebut dapat dicapai secara bertahap dalam tiga tahun mendatang, sehingga semakin banyak ruas jalan di Kutim berada dalam kondisi mantap dan mampu mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi.

Ardiansyah menegaskan, pembangunan konektivitas masih menjadi salah satu kebutuhan utama Kutai Timur mengingat luas wilayah dan sebaran permukiman yang cukup jauh. (ADV/KOMINFO).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *