banner 728x90

Dukung Musda SMSI Kaltim, Pemprov Ingin Media Jadi Mitra Pembangunan

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) II Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltim yang akan digelar pada Ahad, 11 Mei 2025, di Kantor Gubernur Kaltim. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji, saat menerima kunjungan jajaran pengurus SMSI Kaltim di ruang rapatnya pada Senin (28/4/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Seno menegaskan pentingnya keberadaan media siber sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyebarkan informasi pembangunan secara akurat dan bertanggung jawab.

“Saya berharap media yang tergabung dalam SMSI Kaltim dapat memberitakan dengan baik dan benar tentang perkembangan pembangunan, khususnya yang dilakukan Pemprov Kaltim,” ujarnya.

Silaturahmi ini dipimpin oleh Plt Ketua SMSI Kaltim, Wiwid Mahahendra Saputra, bersama Ketua SMSI Samarinda, Aditya Abdul Aziz, dan pengurus lainnya. Mereka melaporkan perkembangan media siber di Kaltim, termasuk hasil verifikasi terbaru oleh Dewan Pers.

Wagub Seno Aji mengapresiasi langkah SMSI dalam membangun ekosistem media yang profesional di tengah tantangan era digital. Ia menyebut media siber yang tergabung dalam SMSI Kaltim telah mampu bertahan dan berkompetisi secara sehat di tengah gempuran media sosial yang lebih masif.

“Ini menjadi perhatian utama Pemprov untuk menjalin kerja sama lebih luas dengan media siber. Sehingga, media juga bisa turut mengawal dan mendukung program kerja pemerintah,” tegasnya.

Dalam laporannya, Wiwid menyampaikan bahwa dari 290 media siber yang sempat terdaftar di Kaltim, kini tersisa sekitar 175 yang aktif setelah proses verifikasi ulang. Ia juga menyebutkan ada 200 wartawan bersertifikasi UKW dan 16 media anggota SMSI yang telah terverifikasi oleh Dewan Pers.

Dukungan terhadap Musda II SMSI ini menjadi bukti komitmen Pemprov Kaltim dalam membangun sinergi yang konstruktif dengan insan pers. Pemerintah berharap kolaborasi ini dapat mendorong terciptanya iklim informasi yang sehat, demokratis, dan mencerdaskan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *