
SANGATTA — Persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kutai Timur mulai memasuki tahap pematangan lahan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim memastikan penyiapan lokasi terus dikebut agar lahan siap digunakan untuk pembangunan fasilitas tersebut.
Kepala Dinas PUPR Kutim, Tabrani Aji, mengatakan pihaknya mendapat penugasan untuk menyiapkan lahan Sekolah Rakyat yang telah ditetapkan berada di kawasan Simpang Tiga.
Menurutnya, proses pembersihan lahan atau land clearing sudah dilakukan. Saat ini, pekerjaan berlanjut pada tahap pematangan lahan sebagai bagian dari persiapan pembangunan aset Sekolah Rakyat.
“Lahannya sudah ditetapkan di daerah Simpang Tiga. Kita sudah melakukan land clearing dan persiapan pematangan lahan untuk pembangunan aset tersebut,” ucapnya.
Ia menyebut pekerjaan tersebut dilakukan secara swakelola lantaran persiapan Sekolah Rakyat menjadi salah satu kegiatan yang dinilai mendesak.
Tabrani mengungkapkan, progres pematangan lahan saat ini telah mencapai lebih dari 70 persen. Meski demikian, pekerjaan masih berjalan untuk memastikan kondisi lahan benar-benar siap memasuki tahapan pembangunan berikutnya.
“Karena ini kegiatan mendesak, kita persiapkan melalui proses pelaksanaan secara swakelola. Untuk kesiapan pematangan lahannya, insyaallah sudah di atas 70 persen dan masih dalam pelaksanaan,” terangnya.
PUPR Kutim, lanjut Marjoni, akan terus mengawal proses penyiapan lahan tersebut. Penyelesaian tahap awal ini menjadi penting agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera dilanjutkan setelah seluruh kebutuhan persiapannya terpenuhi. (ADV/Kominfo).
