Kutimzone.com, Sangatta – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Muhammad Idris Syam, mengeluarkan seruan penting kepada masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul beberapa kejadian dalam beberapa hari terakhir.
Idris menghimbau agar masyarakat tidak membakar lahan yang dapat menyebabkan kerugian bagi kehidupan, alam, dan kesehatan manusia.
“Dalam menjaga alam, alam juga menjaga kita. Mari cegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin, 22 April 2024.
Dia menjelaskan bahwa kebakaran ini disebabkan oleh kemarau, dan masyarakat diimbau agar tidak membuang puntung rokok di tempat kering serta tidak meninggalkan api yang masih hidup di kebun meskipun pembakaran masih berasap.
“Jangan meninggalkan api yang masih hidup dikebun, meskipun pembakaran masih berasap,” jelasnya
Idris juga mengungkapkan bahwa pihak BPBD telah mengeluarkan surat edaran peringatan cuaca ekstrem yang telah disetujui oleh bupati dan disebarkan ke kecamatan maupun perusahaan.
“Kami telah mengeluarkan surat edaran, ini bertujuan untuk mencegat bencana termasuk pencegahan kebakaran hutan, lahan dan mengatasi tegasnyaan,” tegasnya.


