Kutimzone.com, Kutai Kartanegara – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan alat Rapid Diagnostic Test (RDT) NS1. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi warga terinfeksi virus Dengue atau Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kukar, Supriyadi mengungkapkan, RDT NS1 disiapkan Dinkes Kukar melalui puskesmas untuk mengatasi lonjakan DBD di kecamatan-kecamatan.
“RDT untuk deteksi dini supaya tidak lambat penanganannya,” ungkap Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kukar, Supriyadi, Senin, 23 Maret 2024.
Selain itu pihaknya juga melakukan langkah pencegahan, dengan pemenuhan abate dan obat fogging jika sewaktu-waktu diperlukan, utamanya bagi wilayah endemis.
Untuk mesin fogging, sudah difasilitasi Dinkes Kukar di setiap puskesmas yang ada di kecamatan dan desa.
“Kita backup abate dan fogging, kalau memang kondisinya memerlukan. Karena memang kita anggap ini hal kritis yang perlu dilakukan,” katanya.
Dia menghimbau agar warga yang berada di wilayah endemis untuk melakukan pemberantasan di media tempat berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti.
Keberadaan telur-telur yang ada di genangan air harus segera diminimalisir, sehingga tidak terjadi peningkatan kasus DBD yang signifikan.
Warga yang demam atau sakit juga harus segera dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan.
Informasi ini diminta untuk disebarkan ke grup-grup WhatsApp warga di level RT. Jangan sampai berobat sendiri, sebab kebanyakan kasus DBD justru membeli obat sendiri atau pergi ke mantri.
Ia bersyukur hingga kini belum ada nyawa yang terenggut karena kasus DBD. Harapannya, dengan berbagai antisipasi yang dilakukan Dinkes Kukar, maka bisa meminimalisir keburukan yang akan terjadi.
“Begitu curah hujan tinggi pasti kasusnya akan naik, karena banyak genangan tempat berkembang biak. Tapi kita berharap dengan antisipasi seperti ini masyarakat yang sakit langsung ke faskes. Kita jamin ketersediaan RDT, tatalaksana pengobatan yang benar,” pungkas dia. (ADV/Rls)


