banner 728x90

Asti Mazar: Kutai Timur Harus Bebas dari Kekerasan terhadap Anak

KUTAI TIMUR – Kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak semakin mengkhawatirkan di berbagai daerah, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengambil sikap tegas untuk mencegahnya. Dalam upaya ini, Wakil Ketua DPRD Kutim, Asti Mazar, telah mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan kejahatan semacam itu.

Dalam pernyataannya, Asti Mazar, yang merupakan politisi dari Partai Golkar, mengecam tindakan kekerasan terhadap anak sebagai hal yang tidak bisa dibiarkan. Kasus-kasus ini merugikan generasi masa depan yang seharusnya dilindungi dan dididik dengan baik.

“Ibu-ibu yang masih sering melakukan kekerasan verbal atau fisik terhadap anak-anaknya, harus menguranginya. Kasus kekerasan anak harus dihentikan,” tegas Asti Mazar.

Asti juga memperingatkan bahwa tindakan kekerasan terhadap anak bisa terjadi di dalam rumah tangga, bukan hanya di luar. Oleh karena itu, ia mendesak semua pihak untuk bersatu dan saling mendukung dalam melindungi hak-hak anak.

Asti menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menangani kasus-kasus ini dengan tegas. Anak-anak membutuhkan perlindungan dan perhatian yang serius, dan tindakan kekerasan terhadap mereka tidak boleh dibiarkan.

Sebelumnya, di Kutai Timur sendiri, terjadi kasus kekerasan terhadap anak oleh orangtua mereka. Polres Kutai Timur telah menangani kasus tersebut, dan pelaku telah ditahan. Asti Mazar mengapresiasi langkah-langkah penanganan yang telah diambil oleh Polres dan berharap hukuman yang setimpal akan diberikan kepada pelaku.

Pernyataan dan tindakan keras dari pemerintah daerah, seperti yang diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Asti Mazar, adalah langkah penting dalam memerangi kasus-kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak di Kutai Timur. Masyarakat diharapkan akan lebih waspada dan berperan aktif dalam melindungi anak-anak dari ancaman tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *