Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yuli Sa’pang, mendesak pemerintah untuk memusatkan perhatian pada sejumlah program pembangunan yang menjadi prioritas saat ini. Ia berpendapat bahwa fokus pada pembangunan adalah langkah yang krusial untuk mengejar ketertinggalan dan memajukan daerah.
Salah satu upaya yang diusulkan oleh Yuli Sa’pang adalah melalui skema tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC). Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap lambannya pelaksanaan proyek-proyek yang dibiayai melalui MYC, yang mengakibatkan percepatan pembangunan terhambat.
Menurutnya, sampai dengan bulan Juni saat ini, belum ada informasi yang tersedia mengenai kemajuan proyek-proyek tersebut. Hal ini seharusnya tidak terjadi, dan proyek-proyek tersebut harus dimulai sejak awal tahun.
Yuli Sa’pang mendorong pemerintah untuk menghindari masalah seperti terjadinya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang cukup besar seperti tahun sebelumnya. Ia mengingatkan pentingnya fokus dalam mengejar ketertinggalan pembangunan, terutama di bidang infrastruktur dasar, seperti jalan penghubung antar kecamatan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya melanjutkan pembangunan pelabuhan yang akan menjadi aset pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Yuli Sa’pang juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memaksimalkan penggunaan anggaran yang tersedia saat ini dengan membuat program-program yang memberikan dampak positif terhadap pelayanan kepada masyarakat.
Fokus pada pembangunan dan pengelolaan anggaran yang efisien diharapkan akan membantu Kutai Timur untuk mencapai kemajuan dan memenuhi harapan masyarakat.


