Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yosep Udau, telah menekankan pentingnya memastikan kelangsungan dan kesinambungan pembangunan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia menyoroti perlunya merealisasikan visi, misi, dan janji kampanye serta merespons berbagai tantangan yang dihadapi, terutama dalam bidang kesehatan, sosial, dan pemulihan ekonomi.
Yosep menggarisbawahi perlunya perencanaan kegiatan yang teliti dan terukur dengan mengacu pada program-program prioritas. Ia menegaskan pentingnya mengutamakan belanja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat daripada belanja birokrasi. Yosep berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat terus memberikan kinerja maksimal, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat.
Selanjutnya, Yosep meminta Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk melakukan pendataan objek dan subjek pajak di kecamatan, terutama di zona industri. Ia juga mengusulkan adanya digitalisasi sistem retribusi daerah guna meningkatkan efisiensi administrasi dan penerimaan pendapatan.
Yosep mengingatkan bahwa pendapatan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga merupakan salah satu sumber pendapatan yang perlu dimaksimalkan. Pemerintah daerah harus mengambil langkah optimal dalam merevitalisasi BUMD yang belum efisien secara menyeluruh.
Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Yosep mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar lebih proaktif dalam menggali potensi sumber daya alam yang ada. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah PAD yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Kutai Timur.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Kutai Timur dapat menjadi mandiri secara finansial dan tidak lagi bergantung pada Dana Bagi Hasil dari sumber daya alam yang terbatas. Melalui kerjasama yang baik antara DPRD Kutai Timur dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, pembangunan Kutai Timur dapat berjalan dengan maksimal dan berkualitas tinggi.


