Sangatta – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Abdi Firdaus, menyuarakan keprihatinannya terkait masalah banjir yang terus terjadi di daerah Bengalon. Banjir yang terjadi setiap tahun, terutama di Kecamatan Bengalon, menjadi persoalan serius yang memerlukan penanganan segera.
Abdi Firdaus mengusulkan agar Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Timur melakukan tinjauan langsung ke lokasi yang diduga menjadi penyebab banjir. Dengan melakukan tinjauan langsung, DPU dapat mengidentifikasi masalah-masalah yang berkontribusi terhadap banjir dan mencari solusi yang tepat.
Menurut Abdi Firdaus, DPU perlu memahami kondisi aktual di lapangan, termasuk infrastruktur yang ada seperti aliran air, sistem drainase, dan faktor-faktor lain yang mungkin berperan dalam banjir. DPU dapat mengambil tindakan yang diperlukan, seperti perbaikan drainase, peningkatan infrastruktur, atau perubahan tata ruang yang lebih baik.
Beberapa desa di Kecamatan Bengalon sering mengalami banjir, bahkan hingga mencapai enam kali dalam setahun. Banjir ini memiliki dampak serius pada kehidupan sehari-hari masyarakat, seperti kerusakan properti, pengaruh terhadap sektor pertanian, dan masalah kesehatan.
Abdi Firdaus berharap bahwa melalui kolaborasi antara anggota DPRD dan DPU, langkah konkret dapat diambil untuk mengatasi penyebab banjir di Kecamatan Bengalon. Ini adalah langkah penting dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat setempat, terutama petani yang seringkali menjadi korban kerugian ekonomi akibat banjir.


