banner 728x90

Yan Harap Ada Festival Adat Lebih Meriah dan Inovatif

Kutimzone.com, Sangatta – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yan berharap menghidupkan kembali Pesta Adat dengan sentuhan baru yang lebih beragam dan inovatif. Dalam wawancaranya di ruang kerjanya pada Kamis (31/8/2023), Yan menyatakan bahwa pesta adat sebaiknya bertransformasi menjadi festival budaya yang memukau.

“Kami ingin melihat semua suku yang ada di Kutim mampu menampilkan kekayaan seni dan budayanya masing-masing. Pesta ini harus mampu menggambarkan betapa kaya warisan budaya kita,” ungkap Yan dengan antusias.

Lebih lanjut, Yan menjelaskan bahwa selama ini setiap daerah atau desa memiliki kegiatan adat masing-masing. Misalnya, kelompok Kristen merayakan kegiatan adat pada hari raya keagamaan mereka, sementara komunitas Muslim menggelar kegiatan serupa saat Hari Raya Lebaran tiba.

Salah satu acara yang menjadi sorotan adalah Kegiatan Pesta Adat Lom Plai, sebuah perhelatan adat dan budaya yang telah diadakan secara turun-temurun oleh masyarakat di Kutai Timur. Pesta ini telah menjadi agenda tahunan yang kaya makna dan simbolisme bagi warga setempat. Tidak hanya itu, Pesta Adat dan Budaya Lom Plai berhasil mendapatkan pengakuan lebih lanjut dengan masuknya acara ini ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN), sebuah program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Yan berharap bahwa Pesta Adat dan Budaya Lom Plai akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kutai Timur secara keseluruhan. Ia mendesak pentingnya kerjasama yang erat antara pemerintah dan sektor swasta untuk mendukung perkembangan pesta adat dan budaya ini.

“Kolaborasi yang semakin kuat akan membawa kesuksesan bagi acara ini serta membantu mempromosikan kreatif adat, budaya, pariwisata, dan ekonomi,” tuturnya.

Dengan semangat inovasi dan kerja sama yang kokoh, pesta adat di Kutai Timur berpotensi menjadi daya tarik budaya yang lebih menarik bagi wisatawan lokal dan mancanegara, serta membawa manfaat positif bagi masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *