
Kutimzone.com, Sangatta – Lelang ulang empat proyek Multi Years pengerjaan jalan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) menyita perhatian masyarakat. Kabarnya, masyarakat menganggap pelelangan ulang sebagai indikasi pembatalan proyek jalan.
Anggapan masyarakat tersebut menyita perhatian beberapa Legislator Kutai Timur, termasuk Ketua DPRD Yan Ipui. Ia mengaku telah menerima masukan dari masyarakat Kutai Timur daerah pemilihan (Dapil) III agar memberi perhatian khusus pada proyek pembangunan jalan tersebut.
“Selalu ada desakan dari masyarakat terkait pembangunan jalan ini. Kekhawatiran mereka adalah jangan sampai proyek ini dibatalkan,” tegas Yan.
Namun, desakan masyarakat melalui Yan itu dijawab Kepala Dinas PU Muhammad Muhir. Ia menyebut pelelangan ulang tersebut tidak mengganggu pengerjaan proyek yang telah direncanakan.
Menurut Muhir, lelang ulang hanya berakibat pada penundaan pelaksanaan pengerjaan atau jadwal pembangunan. Olehnya, dia memastikan pelelangan itu dituntaskan dalam dua pekan mendatang.
“Kami memastikan bahwa dalam waktu dua minggu ke depan, proses pelelangan ini akan terselesaikan,” jelas Muhir kepada awak media pada Rabu, 16 Agustus 2023.
Karena itu, Muhir meminta agar masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil putusan lelang ulang. Jika proses pelelangan selesai, Muhir berjanji akan mengejar ketertinggalan dengan cara memperpendek waktu konstruksi kepada pemenang tender.
Menurut Muhir, langkah itu bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan APBD Murni Kutai Timur 2023. Dia mengaku tindakannya itu sesuai dengan arahan dari Bupati.
“Kami akan mempercepat proses dengan memperpendek waktu, agar pengerjaan jalan ini dapat selesai bersamaan dengan proyek lainnya,” harapnya.
