banner 728x90
Berita  

Ketersediaan SDM dan Juga Administrasi Jadi Hambatan Pelaksanaan Anggaran 2023, Tiap OPD di Kutim

Keterlambatan Pelaksanaan Anggaran, OPD Dihadapkan Tantangan SDM dan Administrasi

Kutimzone.com,Sangatta – Ketua DPRD Kutim, Joni, didampingi Wakil Ketua I, Asti Mazar, memimpin Daerah (OPD) pada Senin (24/7/2023) guna membahas keterlambatan pelaksanaan anggaran tahun 2023.

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Dalam rapat tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim menjadi fokus utama pembahasan.

Joni mengungkapkan rapat tersebut bertujuan untuk memahami kendala-kendala yang dihadapi oleh ketiga dinas tersebut, terutama dalam aspek pelaksanaan anggaran yang hingga triwulan ketiga belum menunjukkan pergerakan yang signifikan.

Salah satu permasalahan yang diungkapkan oleh Joni adalah minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) di ketiga OPD tersebut, yang berdampak pada keterlambatan pelaksanaan teknis administrasi. “Masalahnya ada di aspek teknis, mereka mengalami kekurangan SDM untuk mengurusnya sehingga prosesnya terlambat. Ini menjadi alasan dari Dinas PU dan Perkim,” jelas Joni kepada para awak media yang hadir.

Selain itu, dalam hal pelaksanaan anggaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Joni menyampaikan bahwa meskipun anggaran telah dialokasikan dan pekerjaan telah dimulai, namun keterlambatan pencarian dari pihak rekanan menyebabkan anggaran tersebut masih terhimpun di kas daerah. “Alhamdulillah, Disdikbud Kutim sudah mulai melaksanakan program, hanya saja pihak rekanan belum mengajukan pencarian karena pekerjaan mereka belum selesai,” terang Joni.

Di samping itu, keterlambatan pelaksanaan anggaran juga disebabkan karena menunggu Laporan Hasil Pemeriksa (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang baru saja diterbitkan pada bulan Mei sebelumnya. “Kami harus menunggu LHP dari BPK, yang keluar pada bulan Mei lalu. Keterlambatan tersebut turut mempengaruhi proses pelelangan,” jelas Joni mengenai faktor lain yang mempengaruhi pelaksanaan anggaran di Dinas PU dan Perkim.

Walaupun dihadapkan pada sejumlah kendala, Joni menyatakan bahwa ketiga dinas tersebut berkomitmen untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran di tahun ini. Proyek-proyek yang telah direncanakan, terutama program multi tahun, diharapkan dapat berjalan mulus pada bulan Agustus mendatang. “Mereka cukup optimis bisa menyerap anggarannya dengan baik, dan kami dari DPRD akan terus mengawasinya,” tegas Joni.

Rapat ini menjadi momen penting dalam upaya pemerintah daerah untuk memastikan bahwa dana yang telah dialokasikan untuk berbagai program dan proyek dapat digunakan secara efektif dan tepat waktu. Tantangan SDM dan proses administrasi yang dihadapi oleh ketiga OPD menjadi pelajaran berharga untuk ditingkatkan agar pelaksanaan anggaran di masa depan dapat berjalan lebih lancar dan efisien.(adv/DPRD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *