
Kutimzone.com,Sangatta – Dalam upaya mendukung pembangunan sarana pendidikan dan mewujudkan peningkatan kualitas manusia, Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Asti Mazar, menegaskan komitmen DPRD Kutai Timur untuk mendukung yayasan pondok pesantren. Salah satunya adalah Pesantren Hifzil Qur’an yang berada di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan.
Dalam sebuah pernyataan kepada awak media di ruang kerjanya, dua hari lalu Asti Mazar menyatakan keseriusannya dalam memperhatikan pembangunan Pesantren Ibsil Qur’an. Pesantren ini memiliki fokus dalam menghafal Al-Qur’an, namun saat ini pembangunannya masih menghadapi kendala anggaran yang terbatas. Diperlukan biaya hampir Rp 2 miliar untuk menyelesaikan seluruh pembangunan yang direncanakan.
“Alokasi anggaran, terutama dana pokir, memang tidak besar. Oleh karena itu, kami harus melaksanakan pembangunan pesantren ini secara bertahap,” jelas Asti Mazar.
Pada tahap awal, Asti Mazar memprioritaskan renovasi gedung pesantren untuk memberikan lingkungan yang nyaman bagi para santri dalam proses belajar mengajar. Namun, ia menyadari bahwa banyak bagian pesantren lainnya yang juga memerlukan perhatian, seperti pembangunan kelas, asrama santri, musollah, dan teras.
“Kami telah mengusulkan anggaran tambahan untuk merampungkan pembangunan tersebut. Namun, kami harus tetap mempertimbangkan aspirasi masyarakat lain yang juga perlu kami perhatikan,” tambahnya.
Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, semangat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan nilai-nilai keagamaan di pondok pesantren tetap membara dalam hati Asti Mazar. Ia percaya bahwa pendidikan di pesantren memiliki peran sentral dalam membentuk karakter generasi muda yang siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kutai Timur.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak, Asti Mazar menegaskan pentingnya memberikan perhatian khusus pada pendidikan anak-anak. Baginya, pendidikan adalah pondasi utama bagi masa depan mereka.
“Sebagai aspirator ya, tentu saja kami akan terus menyampaikan aspirasi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pendidikan anak-anak. Saya sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak juga sangat memperhatikan bahwa anak-anak harus benar-benar fokus dan mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya.
Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Asti Mazar, terus berjuang untuk mewujudkan pembangunan Pesantren Ibsil Qur’an sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan di Kabupaten Kutai Timur. Semoga dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, pesantren ini dapat berkontribusi besar dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan yang gemilang.(adv/dprd)
