
SANGATTA — Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 yang dipusatkan di Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (1/11/2026). Ajang olahraga bergengsi bagi aparatur sipil negara (ASN) ini resmi dimulai dan akan berlangsung hingga 7 November 2026 mendatang.
Ketua Badan Pembina Olahraga (BAPOR) KORPRI Kutai Timur, Syahfur, dalam laporannya menegaskan bahwa esensi utama dari perhelatan ini jauh melampaui sekadar perebutan medali. Lebih dari itu, arena ini dirancang sebagai wadah pemersatu serta pemacu semangat korsa (corps spirit) bagi ribuan abdi negara dari berbagai penjuru Kaltim.
“Pelaksanaan Pekan Olahraga KORPRI merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pembinaan olahraga di lingkungan aparatur sipil negara, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan solidaritas di antara aparatur pemerintah,” ungkap Syahfur di hadapan ribuan peserta.
Ratusan Medali Diperebutkan dalam 12 Cabor
Tahun ini, antusiasme peserta tergolong tinggi. Tercatat ada 1.418 atlet yang berasal dari 28 kontingen—meliputi instansi vertikal, perguruan tinggi, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Kaltim—ikut ambil bagian. Dari total peserta tersebut, 1.039 merupakan atlet putra dan 379 atlet putri.

Para atlet akan mengerahkan kemampuan terbaik mereka di sepanjang gelaran tujuh hari kompetisi, memperebutkan total 782 keping medali yang disiapkan panitia, dengan rincian:
203 Medali Emas
203 Medali Perak
376 Medali Perunggu
Adapun 12 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan meliputi bola voli, tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, futsal, catur, senam, atletik, bola basket, gateball, pickleball, dan panahan yang tersebar di berbagai venue di kawasan Sangatta.
Sinergi Lintas Sektoral dan Evaluasi Berkelanjutan
Kesuksesan perhelatan skala provinsi ini, menurut Syahfur, tidak lepas dari kolaborasi solid berbagai pihak. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemprov Kaltim, Pemkab Kutim, jajaran pengurus KORPRI, unsur TNI-Polri, tenaga kesehatan, para sponsor, hingga panitia dan perangkat pertandingan yang bahu-membahu menyukseskan acara.
Di sisi lain, Syahfur juga dengan terbuka menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan bagi para kontingen yang hadir. Pihaknya berkomitmen menjadikan setiap masukan dan saran sebagai bahan evaluasi demi perbaikan kualitas penyelenggaraan di masa mendatang.
Menutup rangkaian laporannya, Syahfur berharap para abdi negara yang turun bertanding tidak hanya pulang membawa prestasi olahraga semata, tetapi juga membawa pulang energi positif berupa eratnya persaudaraan antardaerah.
”Kami berharap Porprov Korpri ini tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga semakin memperkuat semangat persaudaraan, solidaritas, serta meningkatkan semangat pengabdian ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.(Kz)
