banner 728x90

Bupati Kutim Buka Magic Land 2025: “Ini Wajah Budaya Kita”

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat membuka Festival Magic Land 2025

Sangatta – Festival Magic Land 2025 resmi dibuka pada Jumat (14/11/2025) malam oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam suasana yang semarak di Polder Ilham Maulana, Sangatta Utara. Pembukaan festival yang ditunggu-tunggu ini ditandai dengan sambutan kuat yang menegaskan pentingnya peran seni dan budaya dalam membentuk jati diri Kutai Timur.

“Festival ini bukan hanya hiburan, tapi wajah budaya kita. Inilah kekuatan Kutai Timur—beragam, kreatif, dan penuh semangat,” ujar Ardiansyah di hadapan ribuan warga, seniman, dan tamu undangan.

Ia menekankan bahwa Festival Magic Land merupakan simbol dari kekayaan budaya lokal yang tidak boleh hanya dirayakan sesaat, melainkan dijaga sebagai warisan lintas generasi. Menurutnya, kegiatan budaya semacam ini adalah wujud nyata bahwa pembangunan daerah juga harus mencakup penguatan identitas masyarakat.

“Kalau sumber daya alam bisa habis, budaya harus terus hidup. Melalui festival ini, kita rawat semangat kebersamaan dalam keberagaman,” lanjutnya.

Festival Magic Land 2025 diikuti oleh ratusan pelaku seni dari berbagai wilayah Kutim, dengan rangkaian kegiatan selama tiga hari, mulai dari pertunjukan tari dan musik tradisional, fashion show budaya, lomba tari kreasi, hingga penampilan wayang orang yang menghadirkan kisah lokal Sangatta.

Malam pembukaan juga dimeriahkan dengan pemberian Anugerah Kebudayaan kepada delapan seniman dan budayawan lokal, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga dan mengembangkan budaya Kutai Timur.

Dalam sambutannya, Bupati juga mengajak generasi muda untuk aktif terlibat dalam dunia seni dan budaya. Ia menilai bahwa regenerasi sangat penting agar nilai-nilai budaya tidak sekadar dikenang, tetapi terus dilanjutkan dan dikembangkan dengan pendekatan yang relevan.

“Kita butuh semangat muda, kreativitas, dan keberanian untuk membawa budaya ini terus relevan di masa depan,” tegas Ardiansyah.

Dengan pembukaan yang meriah dan pesan yang kuat, Festival Magic Land 2025 kembali menegaskan perannya sebagai ruang vital bagi pelestarian, ekspresi, dan inovasi budaya di Kutai Timur. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *