Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menjalin kesepakatan strategis dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang mencakup penguatan pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Penandatanganan tersebut dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan perkuliahan tatap muka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) jenjang S1 PG PAUD di Sangatta, Senin (17/11/2025).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, menyebut kerja sama ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang dalam membangun sistem pendidikan yang kokoh dan inklusif di daerah. Selain untuk mempercepat kualifikasi guru PAUD, nota kesepahaman ini juga membuka jalan kolaborasi di bidang riset dan pengembangan kapasitas pendidik.
“Selain program pendidikan, ada peluang kerja sama lain seperti penelitian, pengembangan SDM, dan program pendukung lainnya. Ini akan kita bahas lebih lanjut agar dapat memberikan manfaat luas bagi kemajuan Kutai Timur,” ujar Mulyono.
Dalam acara yang juga dihadiri Ketua Prodi PG PAUD UPI Purwakarta, Dr. Asep Kurnia Jayadrata, M.Pd., turut dilakukan pelaksanaan perkuliahan luring bagi 48 guru PAUD peserta RPL. Program RPL ini menjadi langkah konkret hasil kerja sama Kutim dan UPI sejak 2024, dengan total 177 guru telah bergabung, dan tambahan 152 peserta baru pada 2025.
Mulyono menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar Bupati Kutai Timur untuk memastikan tidak ada lagi guru yang belum bergelar sarjana. Skema RPL memungkinkan guru-guru berpengalaman menempuh pendidikan S1 dalam waktu dua tahun, dengan kombinasi pembelajaran daring dan tatap muka minimal 30 persen.
“Pak Bupati punya komitmen agar tidak ada lagi guru yang tidak sarjana. Program ini menjadi bukti bahwa kita serius memperjuangkan kualitas pendidikan dari jenjang paling dasar,” tambahnya.
Sementara itu, Dr. Asep Kurnia menyambut baik kerja sama yang telah terjalin. Ia menilai kolaborasi ini tidak hanya memperkuat kapasitas guru di Kutim, tapi juga memperluas jejaring akademik UPI di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para mahasiswa yang luar biasa. Meski usia tidak muda, mereka tetap semangat belajar. Ini juga menjadi motivasi bagi kami di UPI,” ujarnya.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, Pemkab Kutim berharap kemitraan bersama UPI dapat terus berlanjut dan meluas ke berbagai bidang yang mendukung pembangunan daerah berbasis pendidikan dan riset. (ADV).



