Kutimzone.com, Kutai Kartanegara – Panitia Festival Ramadhan 2024 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diminta untuk dapat memberikan ruang kepada komunitas lainnya selain Begera’an Sahur pada festival tahun depan.
Bupati Kukar, Edi Damansyah meminta panitia pelaksana Festival Ramadhan 2024 untuk melakukan evaluasi kegiatan, agar lebih menarik lagi kedepannya.
Evaluasi yang dimaksud adalah bagaimana kegiatan Ramadhan Festival 2024 dapat lebih mempunyai daya tarik begi semua kalangan. Seperti menyediakan ruang dan waktu bagi aktivitas-aktivitas yang bernuansa Islami lainnya dan komunitas lainnya selain Bagarakan Sahur.
“Misalkan, di Kukar sangat ramai emak-emak (ibu-ibu) kelompok Habsyan hampir di seluruh kecamatan, kelurahan/desa ada kelompok-kelompok Habsyan,” ujar Bupati Kukar, Edi Damansyah saat membuka Festival Ramadhan 2024 halaman Masjid Agung Sultan Sulaiman, Minggu, 24 Maret 2024, malam.
Selanjutnya, kata Edi, kelompok-kelompok Habsy akan sangat maju dan berkembang di Kukar. Kelompok-kelompok ini harus dicermati dengan baik, sehingga disediakan ruang dan waktu pada bulan Ramadhan.
Bagaimana konsep dari sisi lomba, sehingga memberikan motivasi agar rutin dan terus meningkatkan semangat latihan, serta semangat kerja sama.
“Saya berharap, pemikiran-pemikiran yang saya sampaikan ini, bisa dipahami dan dicermati oleh Badan Pelaksana dan Panitia masjid Agung untuk pelaksanaan festival Ramadhan berikutnya,” harap Edi Damansyah.
Bupati Edi Damansyah pun memuji kreativitas muda-mudi dalam Lomba Bagarakan Sahur yang dinilai sangat luar biasa. Ia berharap setiap tahunnya kreativitas tersebut terus diasah, sehingga penonton yang hadir menyaksikan pun bisa merasa terhibur.
“Kalau Ramadan ini kan nuansa islami ada syiarnya. Itu yang saya harapkan, tahun depan harus ada kreativitas, supaya mindset warga setiap tahunnya bakal menunggu-nunggu di Masjid Agung,” ujar dia.
Total ada 14 grup yang berpartisipasi dalam lomba tahunan yang berlangsung meriah tersebut. Belasan grup tersebut berasal dari Kutai Kartanegara, Samarinda dan Paser.
Mereka ialah Kopassus Begendangan (Loa Duri Ilir), Al Bar (Loa Janan), Teratai Krucil (Tenggarong), Raja Nusa (Tenggarong), Al Husni (Samarinda), Masjid Besar Mutmainnah (Tenggarong).
Kemudian, Wali Songo (Tenggarong Seberang), Al Fattaah (Tenggarong), HSR 49 Percussion (Paser), Bigbro (Tenggarong), Three Al Zafaga (Tenggarong), Ashabul Kahfi (Samarinda), dan Nura Raya (Tenggarong).
Untuk diketahui pembukaan Festival Ramadhan 2024 ditandai dengan pemukulan Bedug dan penyalaan Kembang Api Kertas oleh Bupati Edi Damansyah bersama masyarakat. (ADV/Rls)


