Kutimzone.com, Kutai Timur – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang menyebut pengangkatan ribuan PPPK itu dilatarbelakangi oleh besarnya kas daerah atau APBD. Hal itu disampaikan Wabup saat usai menyaksikan penyerahan dan pengambilan sumpah ASN PPPK.
ASN yang menerima SK itu memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda, diantaranya jabatan fungsional guru, teknis, dan tenaga kesehatan formasi tahun 2023. Acara itu berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Jumat, 26 Februari 2024.
“Alhamdulillah, dengan kemampuan keuangan daerah yang besar, kita wajib menyelesaikan transisi ini karena mereka adalah bagian dari pegawai kita, yaitu TK2D,” ujar Kasmidi kepada awak media.
Selain itu, ia juga membeberkan bahwa posisi TK2D tak ada lagi di Kutim. Selain itu, ia mengaku bakal memperjuangkan keberlanjutan status para PPPK yang baru saja diresmikan.
“Dengan adanya program ini dari pemerintah pusat, TK2D tidak ada lagi, sebab mereka bisa langsung mendaftar sebagai PPPK. Harapan kita, status teman-teman sudah ditingkatkan dan ada kejelasan selama lima tahun. Mari kita bangun Kutai Timur bersama-sama untuk menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Dia juga menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kesejahteraan ASN. Salah satu yang akan diprioritaskan nantinya adalah nominal penghasilan para pegawai.
“Berkaitan dengan kesejahteraan, insya Allah kita akan selalu meningkatkan karena kemampuan kita ada. Kita bekerja saja, insya Allah penghasilan dan kinerja kita semua akan kita tingkatkan,” tutupnya optimis. (Rls)


