banner 728x90

Safari Ramadhan ke Desa Wisata, Wabup Kukar Sebut Kota Bangun Dapat Anggaran 69 Miliar

Foto: Wakil Bupati Kukar saat safari Ramadhan di Desa Bangun. (Istimewa).

Kutimzone.com, Kukar – Kecamatan Kota Bangun kembali memperoleh anggaran mencapai Rp 69 Miliar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) tahun ini. Anggaran itu diperuntukkan dalam menuntaskan masalah konektivitas antar wilayah, yaitu, untuk membangun jalan dan jembatan.

Hal ini dibeberkan Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin saat kunjungan Safari Ramadhan di Desa Pela. Ia memastikan, anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Desa itu berdampak poisitif bagi keberlangsungan aktivitas warga, termasuk perekonomian.

“Anggaran tersebut terbagi di beberapa wilayah, tapi saya bisa pastikan terdampak ke seluruh desa,” ucapnya.

Sebelumnya, Lanjut orang nomor dua Kukar ini, Kecamatan Kota Bangun memiliki porsi anggaran paling besar dari tujuh kecamatan di wilayah hulu. Sepanjang 2023 lalu, Kecamatan Kota Bangun mendapat alokasi anggaran sebesar Rp365 miliar. Anggaran tersebut untuk memenuhi sejumlah kebutuhan layanan dasar.

“infrastruktur jalan dan jembatan, infrastruktur kesehatan dan pendidikan menjadi fokus utama pembangunan di Kecamatan Kota Bangun,” ucap Rendi.

Khusus di Desa Pela, kata pemimpin muda ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar banyak memberikan bantuan di sektor wisata. Namun, dia menginginkan selain desa wisata, harusnya ada bantuan perikanan juga, sebab pihaknya tengah menggenjot program pertanian dalam artian luas, meliputi persawahan, perkebunan, peternakan dan perikanan.

“Untuk pertanian dalam artian luas ini berkaitan dengan ketahanan pangan, terlebih Kukar merupakan wilayah lumbung pangan bagi Provinsi Kalimantan Timur, dan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” jelasnya.

Maka dari itu, dia menghimbau kepada para warga yang mata pencahariannya meliputi bidang perikanan dapat segera mengajukan proposal bantuan ke Pemkab. Ia menegaskan akan menindaklanjuti semua permintaan masyarakat.

“Maka segera usulkan proposal ke pemerintah, akan kami tunggu,” imbaunya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan itu Wakil Bupati Kukar ini menyusuri sungai mengunakan perahu ketinting untuk sampai ke Desa Pela, dalam perjalanannya pemimpin Kukar ini disuguhi pemandangan ikan pesut yang mengiringi perahu mereka.

Hal ini pun membuatnya takjub, pasalnya baru pertama kali melihat langsung ikan endemik itu. “Alhamdulillah mantap sekali, keren. Ini pengalaman sangat luar biasa, bisa melihat dan disambut pesut mahakam di Desa Pela,” tandas dia. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *