banner 728x90

Gelar Bimtek Terkait IKM, Upaya Disdikbud Kukar Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Tutor dan Pamong Belajar Kesetaraan Program Paket A, B dan Paket C terkait Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda Minggu (4/3/2024) malam.

Kutimzone.com, KUKAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) berupaya meningkatan kualitas pembelajaran dengan menerapkan kurikulum merdeka ke pendidikan kesetaraan.

Terbukti dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Tutor dan Pamong Belajar Kesetaraan Program Paket A, B dan Paket C terkait Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda Minggu (4/3/2024) malam.

Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdikbud Kukar Pujianto mengatakan pihaknya terus mendukung pendidikan non formal melalui program penguatan kompetensi kesetaraan, diprogramkan setiap tahunnya terkait pembelajaran.

Termasuk implementasi kurikulum merdeka sebagai bagian penting dalam pengembangan kompetensi peserta didik setiap fase sesuai tahapan capaian dan perkembangan peserta didik.

“Saya berharap implementasi kurikulum merdeka bagi para tutor dan pamong belajar kesetaraan dapat memahami sebaik-baiknya demi peningkatan kualitas pendidikan di Kukar, khususnya pendidikan non formal yang dapat memenuhi kebutuhan peserta didik,” kata Pujianto.

Selain itu, konsep dari bimtek IKM ini sendiri nantinya akan disimulasikan oleh narasumber, mulai dari sistem pembelajaran baik itu secara daring, modul hingga mandiri.

“Bagi para tutor yang baru dapat memahami seperti apa pembelajaran yang efektif dan lainnya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan simulasi pembelajaran yang berkaitan dengan implementasi kurikulum merdeka dapat diterapkan pada pendidikan kesetaraan dalam upaya peningkatan kualitas pembelajarannya.

Menurutnya sistem Penerapan IKM di pendidikan non formal dengan formal pun ada perbedaannya.

Sehingga diharapkan para tutor dan pamong belajar dapat menerapkannya di masing-masing satuan pendidikan.

Tentunya ini menjadi tanggungjawab bersama dalam memajukan dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi warga belajar.

“Paling penting adalah harus ada proses pembelajarannya,” harap Pujianto.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *