banner 728x90

Bawaslu Janjikan Pemilu 2024 di Kutim Berlangsung Dengan Pengawasan Ketat

Foto: Ketua Bawaslu Kutim, Aswadi (Istimewa).

Kutimzone.com, Kutai Timur – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan para anggotanya bakal memperketat pengawasan. Mulai dari tingkat kabupaten hingga ke tempat pemungutan suara (TPS).

Komitmen Bawaslu Kutim ini telah dibuktikan dengan berbagai terobosan yang dilakukan, termasuk Apel Siaga yang berlangsung di Lapangan Helipad, Kompleks perkantoran Bukit Pelangi Kutim, pada Sabtu 10 Februari 2024.

Apel siaga itu diikuti oleh keseluruhan jajaran pengawas pemilu, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan/desa dan pengawas TPS. Tujuannya adalah memperlihatkan keseriusan Bawaslu kepada masyarakat soal pengawasan pemilu serentak tahun ini.

“Hari terakhir untuk siaga penuh, sebelum memasuki masa tenang. masa tenang biasanya digunakan oleh pemilih untuk menentukan pilihannya setelah seluruh peserta pemilu menyampaikan visi dan misi dimasa kampanye. Namun, bagi penyelenggara pemilu, itu merupakan titik kritis. Karena selama tiga hari, kita harus memastikan tidak ada kampanye, tidak ada politik uang dan yang paling penting adalah memastikan distribusi logistik tepat waktu, tepat sasaran dan tepat jumlah,” tegas Ketua Bawaslu Kutim, Aswadi saat sambutan.

Tak hanya menjelang pemilu, pengawasan yang paling krusial menurut Aswadi adalah kegiatan pasca pemilu. Penghitungan suara dan rekapitulasi hasil perhitungan suara membutuhkan ketelitian dan pengetahuan regulasi yang komprehensif.

“Saya berpesan kepada para pengawas khususnya Pengawas TPS dan Jajaran Bawaslu Kutai Timur untuk tetap komitmen melakukan pengawasan dengan sungguh-sungguh, penuh kedisiplinan dan rasa tanggungjawab yang tinggi, demi berlangsungnya penyelenggaraan pemilu yang adil, demokratis dan damai di Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya.

Foto: Suasana apel siaga pengawas Pemilu Kutim 2024, (Istimewa).

Terpisah, Ketua Bawaslu Kalimantan Timur (Kaltim) Hari Dermanto meminta para pengawas pemilu agar tak gampang masuk angin. Ia menekankan perlunya menjaga integritas demi keberlangsungan pesta demokrasi yang kondusif.

“Penyelenggaraan pemilu ini akan dinilai dalam 3 hal yakni Integritas Penyelenggara Pemilu, Integritas Proses Pemilu dan Integritas Hasil Pemilu. Harapannya kita sebagai pengawas pemilu bisa menjaga integritas kita selama pemungutan dan penghitungan suara ini berjalan. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan sekalian yang telah menjadi bagian dari kami dan mau menjadi pengabdi di pengawas pemilu”, ujar Hari Dermanto.

Disisi lain, Asisten Ahli Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bupati Kutai Timur, Poniso Suryo Renggono meminta semua pihak agar bekerja profesional. Termasuk, kata dia, koordinasi dengan KPU, Forkopimcam, dan Forkopimda.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengapresiasi terselenggaranya apel siaga kali ini. Apel siaga ini sebagai bentuk kesiapan kita dalam pengawasan setiap tahapan pemilu serta upaya mewujudkan pemilu 2024 yang berintegritas, jujur, dan adil,” tutur Poniso.

“Bahwasannya kunci sukses pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak saja, tetapi tugas bersama seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, untuk mencegah dan mempersempit ruang terjadinya kerawanan pemilu dibutuhkan sinergi dan kolaborasi mulai dari unsur pemerintah, penyelenggara pemilu, aparat keamanan, dan Masyarakat”, tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *