banner 728x90
Berita  

TKN Prabowo-Gibran Bantah Klaim Food Estate Proyek Gagal

Foto: lahan food estate di Gunung Mas (Makna Zaezar/Antara Foto)

Kutimzone.com, Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran membantah klaim yang menyebut program lumbung pangan nasional atau food estate gagal dan memicu kerusakan lingkungan. Respons itu disampaikan pihak TKN usai Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dituding gagal menjalankan food estate di debat Capres, beberapa waktu lalu.

“Jadi saya katakan lagi bahwa framing atau tuduhan bahwa proyek food estate ini merusak lingkungan itu menurut kami tidak benar,” kata Komandan Bravo TKN Budisatrio Djiwandono dalam konferensi pers di Sriwijaya 16, Senin, 22 Januari 2024.

Menurut Budi, lahan food estate yang terletak di gunung Mas, Kalimantan Tengah itu kini tengah ditanami jagung dan singkong. Rinciannya, 8 hektare lahan untuk jagung, dan singkong seluas 5 hektare.

Tak tanggung-tanggung, Budi bahkan menyebut produktivitas lahan atau hasil panen di Gunung Mas diperkirakan mencapai 20 ton per hektar untuk tanaman singkong. Sementara itu, jagung diperkirakan mencapai 6 ton.

“Beberapa waktu lalu, ada narasi juga yang menyebutkan bahwa ini adalah lahan yang gagal, sekarang ditanamkan jagung untuk menutup kegagalan singkong, tidak,” ucapnya.

Kendati demikian, Budi menyebut proyek lumbung pangan memang tak bisa berjalan instan, atau membutuhkan waktu yang cukup untuk dijadikan lahan produktif.

Ia juga membantah tudingan food estate di kalteng telah merusak lingkungan. Menurutnya, lahan itu memang bekas areal hutan produksi.

“Area hutan produksi ini yang kita temukan merupakan lahan tidak produktif, komposisi mayoritasnya adalah lahan kering, semak belukar dan pohon-pohon bervegetasi kecil dengan diameter di bawah 50 cm,” papar Budi.

Sebelumnya, dalam debat keempat Pilpres 2024, Cak Imin dan Mahfud kompak menyerang program food estate era presiden Jokowi. Diketahui, program itu berjalan dibawah koordinasi Menhan Prabowo Subianto yang juga Capres 02.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *