banner 728x90
Berita  

500 Sambungan Air Bersih Ditambah di Karangan, Perumdam Kutim Gandeng PT Indexim Coalindo

KARANGAN — Akses air bersih perpipaan di Kecamatan Karangan, Kutai Timur, terus diperluas. Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Perumdam Kutim) akan menambah 500 sambungan pelanggan di Desa Pengadan melalui dukungan PT Indexim Coalindo berupa bantuan biaya pemasangan sambungan langganan air bersih bagi masyarakat.

Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Masjid Nurul Qomar, Desa Baay, Kecamatan Karangan, bertepatan dengan kegiatan peresmian masjid. Bantuan tersebut diterima Direktur Utama Perumdam Kutim Suparjan, disaksikan Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi, Camat Karangan Reza Fahlevi, serta jajaran Pemerintah Desa.

Dukungan PT Indexim Coalindo menjadi bagian dari sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah dan Perumdam Kutim dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih perpipaan.

Melalui bantuan biaya pemasangan sambungan pelanggan tersebut, masyarakat yang sebelumnya belum mendapatkan layanan perpipaan diharapkan dapat lebih mudah memperoleh akses air bersih dari Perumdam Kutim.

Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi menyampaikan apresiasi kepada PT Indexim Coalindo atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar.

“Terima kasih kepada Indexim yang telah membantu masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini memberikan manfaat dan semakin memperluas pelayanan air bersih bagi masyarakat,” ujar Mahyunadi.

Mahyunadi juga menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman yang tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena harus mengikuti rapat paripurna terkait APBD Perubahan.

Ia menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang perlu terus didukung secara bersama-sama. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Perumdam, dunia usaha dan masyarakat diharapkan dapat terus dikembangkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung.

Resmikan Masjid Nurul Qomar

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi turut meresmikan Masjid Nurul Qomar di Desa Baay.

Mahyunadi mengapresiasi pembangunan masjid tersebut dan berharap keberadaannya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat berkembang sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Menurutnya, nama Nurul Qomar yang bermakna cahaya bulan memiliki makna yang baik. Ia berharap masjid tersebut dapat menjadi cahaya dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Mahyunadi juga mengingatkan masyarakat agar masjid yang telah dibangun dapat benar-benar dimakmurkan dengan berbagai kegiatan keagamaan.

“Masjid itu gampang dibangun, tetapi yang susah adalah mengisi dan memenuhinya. Jangan sampai nanti hanya imam dan muazin saja yang ada, sementara warga lainnya memilih salat di rumah,” pesannya.

Perumdam Terus Perluas Cakupan Pelayanan

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Kutim Suparjan mengatakan penambahan 500 sambungan pelanggan di wilayah Karangan merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan cakupan pelayanan dan memperluas akses air bersih perpipaan kepada masyarakat.

Menurutnya, dukungan pihak swasta seperti PT Indexim Coalindo membantu mempercepat perluasan akses layanan, terutama melalui dukungan biaya pemasangan sambungan pelanggan.

“Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik dalam mendukung perluasan pelayanan air bersih. Dengan adanya dukungan ini, masyarakat mendapatkan kemudahan untuk memperoleh sambungan air bersih dari Perumdam,” ujar Suparjan.

Suparjan menambahkan, Perumdam Kutim akan terus berupaya meningkatkan cakupan pelayanan secara bertahap, sejalan dengan pengembangan jaringan dan kesiapan sistem pelayanan di masing-masing wilayah.

Penambahan 500 sambungan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat Karangan terhadap layanan air bersih perpipaan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Kolaborasi antara Perumdam Kutim, pemerintah daerah dan dunia usaha dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam mempercepat pemerataan layanan air bersih di wilayah Kutai Timur. (Humas Perumdam Kutim/Kz03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *