
SANGATTA — Apel pagi bukan sekadar rutinitas bagi jajaran UPT Pasar Induk Sangatta. Ada satu kebiasaan sederhana yang terus dipertahankan: saling berjabat tangan setelah apel.
Dari petugas kebersihan, keamanan, staf ASN dan PPPK hingga pimpinan, semuanya saling bersalaman. Tak ada sekat jabatan. Semua berdiri sebagai satu tim yang memiliki tanggung jawab yang sama, memberikan pelayanan terbaik di lingkungan pasar.
Kebiasaan sederhana itu menjadi budaya kerja yang diharapkan mampu menjaga rasa kebersamaan, saling menghargai dan memperkuat kekompakan antarpetugas.
Plt Kepala UPT Pasar Induk Sangatta, Ali Yusuf, mengatakan membangun kebersamaan memang tidak sulit. Tantangan sebenarnya adalah menjaga agar kebersamaan tersebut tetap tumbuh dan menjadi budaya dalam bekerja.

“Membangun hal seperti ini lebih mudah, yang susah itu mempertahankan. Mari kita selalu menjaga tradisi ini agar kita selalu kompak dan solid dalam bekerja,” kata Ali Yusuf.
Menurutnya, kekompakan bukan hanya dibutuhkan saat menjalankan tugas di lapangan. Hubungan yang baik antarpetugas juga penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Bagi jajaran UPT Pasar Induk Sangatta, salaman setelah apel mungkin terlihat sederhana. Namun dari kebiasaan kecil itulah semangat kebersamaan, kekompakan dan kerja sebagai satu tim terus dipupuk.
Sebab, pelayanan yang baik tidak hanya dibangun dari aturan dan tugas masing-masing, tetapi juga dari solidnya orang-orang yang menjalankannya.(Kz)
