
Kutimzone.com,Sangatta – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Faizal Rachman, merespons permasalahan kepesertaan BPJS Kesehatan yang kerap terjadi di kalangan masyarakat. Sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan dalam mendaftar ke BPJS Kesehatan saat memerlukan perawatan medis, ia berencana membentuk call center khusus aduan BPJS Kesehatan di rumah sakit.
Faizal Rachman telah menerima keluhan dari warga Kutim yang membutuhkan bantuan dalam mendaftarkan pasien operasi Cesar di salah satu rumah sakit swasta di Kota Bontang. Keluhan tersebut berkaitan dengan biaya operasi yang mencapai puluhan juta rupiah dan kesulitan untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan.
“Cerita istrinya mau melahirkan lewat operasi, tapi si bapak sudah menandatangani kesepakatan pembayaran mandiri. Dalam kondisi kalut ya terpaksa. Besoknya setelah Operasi baru mereka hubungi saya, ya bagaimana pun karena warga saya saya langsung hubungi petugas BPJS,” ungkap Faizal.
Meskipun akhirnya warga tersebut berhasil menjadi anggota BPJS, rumah sakit awalnya menolak klaim keanggotaan tersebut. Setelah melalui diskusi, biaya operasi akhirnya berhasil diklaim melalui BPJS, memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan bagi pasien.
Tak hanya satu, kasus serupa juga terjadi di RSUD Sangkulirang dengan pasien laki-laki paruh baya. Faizal Rachman kembali turun tangan untuk membantu pasien ini, namun rumah sakit tetap menuntut pembayaran mandiri dengan biaya yang signifikan.
Untuk mengantisipasi peristiwa serupa di rumah sakit lain, Faizal Rachman berencana mendirikan call center khusus aduan BPJS Kesehatan. Nomor call center ini akan dipasang di rumah sakit dan puskesmas sebagai sarana bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam pelayanan BPJS Kesehatan.
Politisi PDIP ini menegaskan bahwa ia akan mengawasi langsung perangkat call center tersebut agar keluhan dari masyarakat yang berkaitan dengan pelayanan rumah sakit bagi peserta BPJS yang kurang baik dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Dengan upaya membentuk call center aduan BPJS Kesehatan, Faizal Rachman berharap dapat memberikan solusi bagi masyarakat Kutai Timur yang mengalami kesulitan dalam mengakses jaminan sosial kesehatan dan memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan bagi para peserta BPJS.
“Rencananya saya akan buat call center, nomornya sudah ada, nanti saya bikinkan spanduk di rumah sakit atau puskesmas, bagi yang ada kendala BPJS Kesehatan bisa hubungi nomor tersebut,” ujarnya.
Kata dia, perangkat yang tersambung dengan call center tersebut akan dipegang langsung olehnya, sehingga ia pastikan akan terbalas.
“Lewat Call Center ini, masyarakat yang mendapatkan keluhan terkait dengan pelayanan rumah sakit bagi pasien Peserta BPJS yang mendapatkan pelayanan kurang baik langsung bisa menghubungi saya,” tutupnya.(Adv/DPRD)


