banner 728x90
ADV, Berita  

Sumpah Pemuda 2026, Dispora Kutim Siapkan Apresiasi bagi Anak Muda Berprestasi

Kadispora Kutai Timur,Basuki Isnawan, pimpin rapat persiapan hari sumpah pemuda di ruang rapat Dispora

SANGATTA – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tak hanya disiapkan sebagai agenda seremonial. Pemerintah daerah juga menyiapkan penghargaan bagi pemuda dan pemudi berusia 16–30 tahun yang dinilai memiliki prestasi serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutim untuk mendorong generasi muda terus berkarya, mengembangkan potensi, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, mengatakan persiapan peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026 itu dibahas dalam rapat koordinasi di Kantor Dispora Kutim, Selasa (20/10/2026). Dalam rapat tersebut melibatkan perwakilan Lanal Sangatta, Kodim 0909/KTM, Polres Kutim, serta sejumlah organisasi kepemudaan (OKP).

Bagi Basuki , keterlibatan pemuda menjadi salah satu hal penting yang ingin diperkuat dalam peringatan tahun ini. Organisasi kepemudaan diharapkan tidak hanya hadir sebagai peserta upacara, tetapi turut mengambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan.

“Ini bukan hanya kegiatan Dispora. Sumpah Pemuda adalah milik semua pemuda. Kami ingin mereka ikut mengambil peran, bukan sekadar datang dan mengikuti upacara,” ujarnya.

Dia mengatakan, semangat Sumpah Pemuda perlu diterjemahkan ke dalam tindakan nyata. Generasi muda harus memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan, meningkatkan kemampuan, serta terlibat dalam kegiatan sosial dan pembangunan sesuai potensi masing-masing.

Ia menilai, perkembangan teknologi digital turut membuka peluang bagi pemuda untuk berinovasi, mengakses pengetahuan, dan mengembangkan kreativitas. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi, menjaga etika dalam berinteraksi di ruang digital, serta menghargai perbedaan.

Menurutnya, semangat persatuan tetap menjadi landasan penting bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman. Pemuda juga diharapkan mampu menunjukkan kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitar dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk bekerja bersama.

Di sisi lain, penghargaan bagi pemuda dan pemudi berprestasi disiapkan sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian serta kontribusi mereka di berbagai bidang. Dispora berharap apresiasi tersebut dapat memotivasi anak muda lainnya untuk mengembangkan kemampuan dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

“Banyak anak muda Kutai Timur yang punya kemampuan dan sudah berbuat sesuatu untuk daerah. Kami ingin kerja keras mereka mendapat perhatian dan bisa menjadi contoh bagi pemuda lainnya,” ujarnya.

Koordinasi dengan unsur TNI, Polri, dan organisasi kepemudaan juga dilakukan untuk mendukung kelancaran peringatan. Kerja sama lintas sektor diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi berlanjut dalam kegiatan yang memperkuat partisipasi pemuda di Kutim.

Basuki berharap peringatan Sumpah Pemuda tahun ini menjadi momentum untuk memperluas keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah. Semangat persatuan yang diikrarkan pada 1928 diharapkan terus hidup melalui prestasi, kreativitas, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.(ADV/Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *