
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur didorong mempercepat realisasi investasi untuk membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pendapatan dari sumber daya alam.
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menilai penyelesaian hambatan birokrasi menjadi salah satu hal penting agar investasi yang masuk dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi perekonomian daerah.
Demikian disampaikan Mahyunadi saat diwawancarai awak media di Kantor Bupati Kutai Timur beberapa waktu lalu.
Menurutnya , percepatan investasi perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama dalam upaya memperkuat sumber pendapatan alternatif. Dengan demikian, struktur fiskal Kutai Timur diharapkan tidak terus bertumpu pada sektor berbasis sumber daya alam.
“Saya selalu tekankan bahwa agar investasi yang ada bisa segera diselesaikan dan membuat kita menjadi laju, sehingga fiskal kita tidak tergantung pada pendapatan hasil sumber daya alam,” pungkasnya.
Ia menekankan, potensi investasi yang dimiliki Kutai Timur harus diikuti dengan penyelesaian berbagai persoalan yang menghambat pelaksanaannya. Tanpa langkah tersebut, peluang ekonomi yang tersedia berisiko belum memberikan kontribusi optimal bagi daerah.
Pembenahan birokrasi pun menjadi bagian penting dalam mendorong iklim investasi yang lebih efektif. Pemerintah daerah perlu mengurai kendala yang ada agar proses realisasi investasi dapat berjalan lebih cepat.
Di sisi lain, upaya memperluas sumber pendapatan juga menjadi tantangan bagi Kutai Timur. Ketergantungan pada sektor sumber daya alam membuat pengembangan sektor ekonomi lainnya perlu terus didorong untuk membangun fondasi fiskal yang lebih beragam.
Mahyunadi menyatakan pemerintah daerah akan berupaya memaksimalkan penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk persoalan yang berkaitan dengan perekonomian.
Percepatan investasi diharapkan tidak hanya membuka ruang bagi berkembangnya kegiatan usaha, tetapi juga menjadi salah satu jalan untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah dalam jangka panjang.
Bagi Pemkab Kutai Timur, keberhasilan mendorong investasi pada akhirnya tidak cukup diukur dari besarnya potensi yang tersedia. Realisasi investasi dan kontribusinya terhadap sumber pendapatan baru menjadi hal penting agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan lebih berkelanjutan(ADV/Kominfo)
