banner 728x90
Berita  

Kharis Tessa Tak Terbendung di U15, Aisyah Hasna Kuasai Boulder U13 Putri di KUTIM CUP V 2026

KHARIS TESSA PERSEMBAHKAN GELAR JUARA UNTUK KUTAI TIMUR

SANGATTA — Atlet tuan rumah, Kharis Tessa Valery Sofia dari EBCC Kutai Timur, tampil gemilang dengan merebut gelar juara Boulder U15 Putri, sementara Aisyah Hasna Shofiyah dari Tumpang Climber Club 99 (TCC99) Malang, Jawa Timur, menguasai Boulder U13 Putri dalam ajang National Climbing Series 3 – Bupati Kutai Timur Cup V 2026. Kharis membukukan skor tertinggi 84,5, sedangkan Aisyah mengoleksi 69,9 poin dalam kejuaraan panjat tebing nasional yang berlangsung di Sangatta, 9–14 Oktober 2026.

Kharis Tessa Valery Sofia menunjukkan performa impresif di final Boulder U15 Putri. Tampil mewakili EBCC Kutai Timur, atlet muda Kalimantan Timur tersebut berhasil menaklukkan rangkaian jalur boulder dan mengumpulkan total skor 84,5 untuk memastikan diri berdiri di podium tertinggi.

Keberhasilan Kharis semakin istimewa karena ia mampu mengungguli para pesaing dari berbagai daerah dalam kejuaraan berskala nasional tersebut.

Posisi kedua juga ditempati atlet asal Kutai Timur, Nur Afifah Zahra dari Rainbowhills Climbing Club (RCC), dengan skor 54,2. Sementara itu, Sarwa Nur Amira dari Eiger Climbing Club (ECC) Makassar, Sulawesi Selatan, mengamankan posisi ketiga dengan skor 54,1.

Persaingan ketat terlihat pada perebutan posisi kedua dan ketiga. Nur Afifah hanya unggul 0,1 poin atas Sarwa Nur Amira, memperlihatkan tipisnya selisih kemampuan di antara kedua atlet tersebut.

Hasil Final Boulder U15 Putri:

  1. Kharis Tessa Valery Sofia — EBCC Kutai Timur, Kalimantan Timur (84,5 poin).
  2. Nur Afifah Zahra — RCC Kutai Timur, Kalimantan Timur (54,2 poin).
  3. Sarwa Nur Amira — ECC Makassar, Sulawesi Selatan (54,1 poin).
  4. Mirsani Wazirah Shiddiqah — ECC Makassar, Sulawesi Selatan (30 poin).
  5. Restu Aqila Bumi — Nusantara Sport Climbing, DI Yogyakarta (29,6 poin).

AISYAH HASNA KUASAI BOULDER U13 PUTRI

Pada kategori Boulder U13 Putri, Aisyah Hasna Shofiyah dari Tumpang Climber Club 99 (TCC99) Malang, Jawa Timur, tampil sebagai yang terbaik. Konsistensinya sejak babak penyisihan menjadi modal penting untuk mengamankan posisi pertama dengan total skor akhir 69,9 poin.

Aisyah berhasil meninggalkan para pesaingnya dalam perebutan gelar juara. Talita Khanza Paracella dari Elatics Climbing Kota Tangerang, Banten, menempati posisi kedua dengan skor 40 poin.

Sementara itu, Chira Kyrana Putri Erika dari Eiger Climbing Club (ECC) Surabaya, Jawa Timur, berada di peringkat ketiga dengan skor 30 poin.

Maryam Aida Yahya dari Nusantara Sport Climbing, DI Yogyakarta, juga mencatatkan skor 30 poin dan menempati posisi keempat berdasarkan hasil pemeringkatan pertandingan. Adapun peringkat kelima diraih Nahda Rafanda dari KCST, Sulawesi Tengah, dengan skor 19,9 poin.

Hasil Final Boulder U13 Putri:

  1. Aisyah Hasna Shofiyah — TCC99 Malang, Jawa Timur (69,9 poin).
  2. Talita Khanza Paracella — Elatics Climbing Kota Tangerang, Banten (40 poin).
  3. Chira Kyrana Putri Erika — ECC Surabaya, Jawa Timur (30 poin).
  4. Maryam Aida Yahya — Nusantara Sport Climbing, DI Yogyakarta (30 poin).
  5. Nahda Rafanda — KCST, Sulawesi Tengah (19,9 poin).

PRESTASI ATLET MUDA, BUKTI KETATNYA PERSAINGAN NASIONAL

Keberhasilan Kharis Tessa Valery Sofia mengamankan gelar juara U15 Putri menjadi hasil membanggakan bagi Kutai Timur sebagai tuan rumah. Apalagi, Nur Afifah Zahra turut menempati posisi kedua, sehingga dua atlet asal Kutai Timur berhasil menguasai dua posisi teratas pada kategori tersebut.

Sementara itu, kemenangan Aisyah Hasna Shofiyah di U13 Putri menunjukkan ketatnya persaingan antarklub dalam melahirkan atlet muda potensial di cabang olahraga panjat tebing.

National Climbing Series 3 – Bupati Kutai Timur Cup V 2026 menjadi ajang penting bagi atlet kelompok usia muda untuk menguji kemampuan, mengasah teknik, dan menambah pengalaman bertanding melawan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Hasil pertandingan Boulder U15 dan U13 Putri ini sekaligus menegaskan bahwa pembinaan atlet usia dini menjadi bagian penting dalam membangun prestasi panjat tebing Indonesia di masa mendatang.(ADV/Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *