banner 728x90
Berita  

Seno Aji Minta TNI Perkuat Kehadiran Negara di Perbatasan Kaltim

Foto istimewa:Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji

BALIKPAPAN – Kawasan perbatasan Kalimantan Timur dengan Malaysia menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji. Ia berharap kehadiran TNI di kawasan tersebut terus diperkuat, tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat di wilayah terluar tetap merasakan kehadiran negara.

Pesan itu disampaikan Seno Aji setelah menghadiri upacara dan syukuran HUT ke-81 TNI di Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Senin (5/10/2026).

Menurut Seno, tantangan menjaga wilayah Kaltim tidak bisa dilepaskan dari kondisi geografis daerah yang memiliki kawasan terpencil hingga perbatasan negara. Karena itu, keberadaan prajurit di lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kita yakin dan percaya dengan bertambah usia, TNI semakin dibanggakan rakyat,” kata Seno.

Ia menilai profesionalisme prajurit perlu terus ditingkatkan seiring dengan berkembangnya tantangan keamanan. Bagi Kaltim, kemampuan tersebut menjadi penting karena wilayah provinsi ini tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki kawasan yang membutuhkan pengawasan secara berkelanjutan.

Seno menekankan, masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan tetap harus merasakan perlindungan dan perhatian yang sama. Dalam konteks itu, TNI memiliki posisi strategis karena personelnya bersentuhan langsung dengan masyarakat di berbagai pelosok.

“Kehadiran TNI dibutuhkan untuk memastikan kehadiran negara tetap dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain aspek keamanan, Seno melihat hubungan antara prajurit dan masyarakat sebagai bagian yang tidak kalah penting. Menurut dia, pendekatan yang baik di tengah masyarakat dapat memperkuat kepercayaan sekaligus mendukung terciptanya kondisi wilayah yang kondusif.

Perhatian terhadap TNI juga terlihat dari meningkatnya minat generasi muda Kaltim untuk menjadi prajurit. Seno menyebut ketertarikan tersebut sebagai sinyal bahwa semangat pengabdian kepada negara masih tumbuh di kalangan anak muda.

“Bahkan, anak-anak muda Kaltim semakin termotivasi untuk masuk TNI,” ungkapnya.

Menurut Seno, minat tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan profesi. Keinginan menjadi prajurit juga mencerminkan adanya dorongan generasi muda untuk mengambil bagian dalam menjaga bangsa dan negara.

Ia berharap semangat tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas dan profesionalisme TNI. Dengan begitu, regenerasi prajurit dapat diisi anak-anak muda yang memiliki disiplin, kemampuan, serta komitmen terhadap tugas.

Bagi Pemerintah Provinsi Kaltim, penguatan keamanan wilayah juga membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat dinilai memiliki peran masing-masing dalam menjaga situasi tetap aman, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan berada dekat dengan batas negara.

Seno pun berharap momentum HUT ke-81 TNI tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Peringatan tersebut menurutnya dapat menjadi pengingat agar pengabdian prajurit semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan wilayah.

Ia menegaskan, semakin kuatnya kehadiran TNI di perbatasan dan pelosok Kaltim diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempertegas bahwa wilayah terluar tetap menjadi bagian penting dari perhatian negara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *