banner 728x90
Berita  

Bukan Sekadar Rutinitas, Kesra Kutim Dorong Staf Hadirkan Program Berdampak

SANGATTA — Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur mulai memperkuat evaluasi dan strategi kerja menghadapi pelaksanaan program Tahun Anggaran (TA) 2026. Kepala Bagian Kesra Norhadi, S.Sos., menegaskan seluruh staf, baik PNS maupun PPPK, tidak boleh sekadar menjalankan rutinitas, tetapi harus mampu menghadirkan gagasan dan inovasi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Norhadi saat memimpin rapat staf Bagian Kesra yang digelar di Ruang Tempudau, Lantai 2 Kantor Bupati Kutai Timur, Selasa (6/10/2026).

Rapat tersebut menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan tugas sekaligus forum untuk memetakan berbagai kebutuhan dan proyeksi program kerja ke depan. Seluruh ASN di lingkungan Bagian Kesra turut hadir, termasuk pejabat fungsional serta jajaran staf yang terlibat dalam pelaksanaan program dan pelayanan pemerintahan.

Dalam arahannya, Norhadi menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pimpinan. Menurutnya, kontribusi seluruh staf menjadi bagian penting dalam membangun kinerja organisasi yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Setiap staf di Bagian Kesra wajib punya ide dan pendapat untuk kebaikan dan kebermanfaatan Bagian Kesra. Kita membutuhkan inovasi yang segar agar program kerja di akhir tahun 2026 nanti benar-benar menyentuh aspek kebutuhan masyarakat secara luas,” tegas Norhadi.

Ia juga mendorong agar setiap personel tidak hanya menunggu arahan, tetapi mampu membaca persoalan dan menawarkan solusi sesuai bidang tugas masing-masing. Dengan demikian, proses perencanaan program tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi menghasilkan kegiatan yang memiliki manfaat dan dampak yang terukur.

Menurut Norhadi, evaluasi secara berkala diperlukan untuk mengetahui berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaan program sekaligus mencari langkah perbaikan. Sinergi antara pimpinan, pejabat fungsional, PNS dan PPPK dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan target organisasi dapat tercapai.

Komitmen tersebut mendapat dukungan dari jajaran pejabat fungsional Bagian Kesra. Hj. Hayati, MM., dan H. Muhamad Samsudin, M.Si., menyatakan kesiapan untuk terus mengawal kebijakan serta mendukung pelaksanaan teknis program yang telah ditetapkan.

Hj. Hayati mengatakan, sinergi antara pimpinan dan seluruh staf menjadi kunci dalam menjalankan program kerja secara maksimal.

“Kami siap mensupport penuh arahan dan kebijakan Kepala Bagian. Sinergi antara pimpinan dan staf adalah kunci agar target-target yang telah diproyeksikan untuk TA 2026 dapat terealisasi dengan maksimal,” ujarnya.

Rapat staf tersebut juga menjadi ruang diskusi terbuka. Para PNS dan PPPK diberikan kesempatan menyampaikan masukan, gagasan, serta berbagai persoalan teknis yang ditemui dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Berbagai masukan tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan dalam penyusunan dan penyempurnaan rencana kerja Bagian Kesra, termasuk dalam menentukan skala prioritas program yang akan diusulkan dalam pagu anggaran mendatang.

Melalui evaluasi dan penguatan koordinasi tersebut, Bagian Kesra Setda Kutai Timur menargetkan pola kerja yang lebih efektif, efisien dan inovatif. Program yang disusun diharapkan tidak hanya memenuhi target administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur.

Rapat kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan kontribusi setiap staf dan membangun budaya kerja yang lebih proaktif dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Rhichery/Kontributor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *