
SANGATTA — Pembenahan fasilitas ruang terbuka di kawasan Bukit Pelangi, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus dilakukan. Salah satu fasilitas yang kini mendapat perhatian ialah lamin di kawasan Taman Venus yang kondisinya membutuhkan perbaikan.
Kepala Bagian Umum Sekretariat Kapubaten Kutai Timur, Uud Sudiharjo, mengatakan rehabilitasi lamin tersebut menjadi bagian dari program peningkatan fasilitas umum yang dilaksanakan pada 2026.
Menurut Uud, program tersebut merupakan kelanjutan dari sejumlah rencana kegiatan yang telah disusun sebelumnya. Setelah mulai bertugas pada 2026, pihaknya melanjutkan program yang telah dipersiapkan untuk menunjang pelayanan dan pemanfaatan fasilitas publik di kawasan pemerintahan.
“Lamin Venus itu sudah lama dan kondisinya memang perlu direhab. Saat ini sudah kita rehab,” ujarnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya Kamis (24/9/2026).
Berbeda dengan sejumlah pekerjaan konstruksi yang dikerjakan melalui penyedia jasa, rehabilitasi lamin di Taman Venus dilakukan dengan pola swakelola. Skema tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan yang berada dalam lingkup Bagian Umum.
Uud menjelaskan, pembenahan fasilitas publik tidak hanya menyasar satu titik. Sejumlah ruang terbuka dan fasilitas yang berada di sekitar Bukit Pelangi juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah.
Penataan tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas umum yang berada di kawasan pemerintahan tetap dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
Selain Taman Venus, Bagian Umum juga menangani sejumlah fasilitas publik lainnya, termasuk fasilitas olahraga dan kawasan Bukit Pandang. Namun, penanganan dilakukan berdasarkan kewenangan serta program yang telah ditetapkan.
“Yang kita fokuskan sekarang peningkatan pelayanan, termasuk fasilitas umum dan fasilitas olahraga yang ada di sekitar Bukit Pelangi,” jelasnya.
Pembenahan fasilitas publik tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan ruang terbuka agar tetap berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang memanfaatkannya.
Ia menambahkan, pemeliharaan fasilitas menjadi penting karena sejumlah sarana publik membutuhkan penanganan secara berkala. Dengan perbaikan tersebut, fasilitas yang telah tersedia diharapkan tidak cepat mengalami kerusakan dan tetap dapat digunakan sebagaimana mestinya.(ADV/Kominfo)
